"Jadi kemewahan, kehidupan yang hedonis serta tamak itu cikal bakal perilaku korup. Oleh karena itu, sebaiknya penyelenggara negara itu tidak hidup yang berlebihan," kata Abraham di Jakarta, Rabu (19/3).
Saran dari Abraham tersebut merujuk kepada masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia. Sehingga dengan bermewah-mewah berarti sedang mempertontonkan kekayaannya dan tidak menunjukkan kesederhanaan.
Nurhadi memang belakangan disorot oleh publik karena pesta pernikahan anaknya yang digelar mewah. Selain mendatangkan penyanyi top sekaliber Anggun C Sasmi, Andien dan Judika, Nurhadi juga memberikan souvenir pemutar musik canggih iPod 2GB yang kisaran harganya sekitar Rp500 ribu.
Perangkat iPod itu dibagikan kepada sekitar 2.500 undangan yang terdiri dari berbagai kalangan termasuk Wakil Presiden Boediono, para hakim agung dan pejabat negara lainnya. Tentu saja, biaya untuk acara pernikahan itu tidak sedikit atau jauh dari kata sederhana.
Meski begitu, menurut hakim agung Gayus Lumbuun, dana pesta mewah itu bukan berasal dari Nurhadi tapi besannya.
















