Kamis, 19 June 2014

Bekas Sopir Akil Konfirmasi Pertemuan Singapura

‘Terdakwa siapa ya?”.
MYS
Ade Komarudin (kanan) dan Daryono (kiri) bersaksi dalam sidang Ratu Atut Chosiyah, 19 Juni 2014. Foto. RES

Daryono tampil sebagai salah seorang dari lima saksi yang dihadirkan penuntut umum dalam sidang terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/6). Dalam keterangannya di depan majelis, Daryono mengkonfirmasi pertemuan antara terdakwa Ratu Atut Chosiyah dengan di Singapura.
 
Daryono, pria 30 tahun asal Kapuas Kalimantan Barat, mengaku sudah menjadi sopir Akil Mochtar sejak 2004. Begitu Akil diangkat jadi hakim konstitusi, Daryono ikut bertugas di Mahkamah Konstitusi.
 
Pertemuan di Singapura itu merupakan salah satu peristiwa yang disebut-sebut penuntut umum sebagai bagian dari upaya menyuap Akil Mochtar. Berdasarkan penjelasan Daryono, Akil berangkat ke Singapura untuk menonton balap Formula 1. Akil berangkat bersama Daryono dan ajudannya bernama Kasiyono. Rombongan berada di Singapura dari Sabtu hingga Senin. Dijelaskan Daryono, pertemuan yang ia lihat terjadi tak lama setelah turun dari pesawat. Masih di lorong bandara.  
 
Daryono mengaku sempat dipanggil Akil dan memberitahukan bahwa perempuan yang dia ajak bicara punya seorang anak yang sudah menjadi anggota DPR. Namun Daryono tak tahu persis apa yang dibicarakan Akil dan Ratu Atut di lorong bandara. Dari sana mereka berangkat ke hotel JW Marriot Singapura.
 
Daryono tak tahu lagi apakah ada pertemuan lagi antara Akil Mochtar dengan Ratu Atut dan Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan di Singapura. Dalam surat dakwaan Ratu Atut, penuntut umum menggambarkan Akil sempat bertemu dengan Atut dan Wawan di lobi Hotel JW Marriot Singapura pada 22 September 2013.
 
Selain mengkonfirmasi pertemuan Singapura, Daryono membenarkan kedatangan alias Wawan ke rumah dinas Akil di Jalan Widya Chandra. Daryono sendiri yang menginformasikan kedatangan Wawan kepada Akil Mochtar.
 
Pengadilan Tipikor tak hanya mendengar keterangan Daryono. Penuntut umum menghadirkan anggota DPR dari Partai Golkar Ade Komarudin, Wakil Bupati Lebak (2014-2019) Ade Sumardi, dan dua pegawai negeri pemprov Banten, Fauziah dos Santos dan Risa Martina.
 
Saat awal mula diminta keterangan oleh hakim ketua Matheus Samiadji, ada jawaban Ade yang membuat pengunjung tertawa. Saat itu Samiadji bertanya apakah saksi kenal terdakwa. Ade Komarudin menjawab, ‘terdakwa siapa pak?’. Pengunjung pun tertawa.
 
Ade Komarudin membenarkan ada pertemuan di Hotel Sultan, dihadiri Ratu Atut, calon bupati-wakil Bupati Lebak yang diusung Golkar Amir Hamzah, dan pengacara . Tetapi sepengetahuan Ade, terdakwa Ratu Atut tak banyak memberikan pendapat dalam pertemuan itu. Sebab, pertemuan itu lebih sebagai upaya Ade menerima keluhan ‘teman-teman’ di Lebak terkait penyelenggara pilkada.
Ratu Atut ChosiyahM. Akil Mochtar









Tubagus Chaeri Wardhana





Rudi Alfonso

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua