Rabu, 01 October 2014

Bos PT Bukit Jonggol Asri Jadi Tersangka Penyuapan Bupati Bogor

Pengacara bos PT Bukit Jonggol Asri pertanyakan dasar KPK menetapkan kliennya sebagai tersangka.
NOV
Presdir PT Sentul City Tbk Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng memakai rompi KPK saat akan memasuki mobil tahanan di Gedung KPK, Selasa (30/9). Foto: RES


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Komisaris Utama PT Bukit Jonggol Asri Cahyadi Kumala Kwee alias Swee Teng sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap tukar-menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor yang melibatkan Bupati Bogor Rachmat Yasin.


Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan dari hasil pengembangan tersebut, penyidik menyimpulkan telah terdapat bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan Cahyadi sebagai tersangka. “CK alias ST diduga melakukan perbuatan yang  melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a, b, atau Pasal 13 UU Tipikor,” katanya, Selasa (30/9).


Dalam kasus ini, lanjut Johan, Cahyadi diduga menjadi pelaku turut serta dari pihak pemberi. Cahyadi diduga bersama-sama Fransiscus Xaverius Yohan Yap memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada Rachmat Yasin selaku Bupati Bogor. Yohan Yap sendiri sudah divonis Pengadilan Tipikor Bandung dengan pidana 1,5 tahun penjara.


Selain diduga melakukan penyuapan, Cahyadi juga diduga melakukan perbuatan yang merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan, penuntutan, atau pemeriksaan di persidangan. Menurut Johan, Cahyadi diduga berupaya menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi sejumlah saksi di persidangan.


Oleh karena itu, penyidik juga mengenakan Cahyadi dengan Pasal 21 UU Tipikor. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Cahyadi yang sedang berada di sebuah restauran di kawasan Sentul City, Bogor dijemput paksa oleh penyidik. Bersama Cahyadi, penyidik turut mengamankan enam orang termasuk dua kerabat Cahyadi.


Cahyadi dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan. Usai menjalani pemeriksaan, penyidik menetapkan Cahyadi sebagai tersangka dan menerbitkan Surat Perintah Penahanan untuk Cahyadi. Johan menyatakan, Bos PT Bukit Jonggol Asri ini akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK untuk 20 hari pertama.


Di lain pihak, pengacara Cahyadi, Dodi Abdulkadir mengatakan dirinya belum bisa menjelaskan secara detail mengenai dugaan suap dan dugaan menghalang-halangi proses hukum yang disangkakan kepada kliennya. Ia mengaku tim pengacara hanya bertemu sebentar dan baru membahas obat-obatan apa yang harus dibawa ke rutan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua