Rabu, 01 April 2015

DPC PERADI Jakpus Pindah Kantor

RIA

DPC PERADI Jakarta Pusat Pindah Kantor
 
 
Terhitung sejak tanggal 19 Maret 2015, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Jakarta Pusat berpindah alamat kantor kesekretariatan.
 
Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima oleh DPC PERADI Jakarta Pusat yang semula beralamat di Plaza Gani Djemat, Jalan Imam Bonjol Nomor 76-78, Jakarta Pusat, kini beralamat di Wisma Nugra Santana Lantai 12, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 7-8, Jakarta Pusat.
 
Untuk diketahui, alamat kantor lama DPC PERADI Jakarta Pusat merupakan kantor peninggalan Ketua DPC PERADI Jakarta Pusat sebelumnya, yaitu Humphrey R. Djemat.
 
“Waktu PERADI tahun 2009 kan memang di sana (gedung kantor Humphrey, red). Kemudian 2013 ada musyawarah cabang, Pak Humphrey ngga mencalonkan lagi, saya yang terpilih di musyawarah cabang. Waktu itu Pak Humphrey bilang kita kepada pengurus (baru) kita di sini (kantor lama, red) aja, tapi karena kemarin ngga boleh di sana lagi ya kita pindah,” tutur Ketua DPC PERADI Jakarta Pusat Jamaslin James Purba kepada .
 
Selama ini kop surat yang digunakan untuk dan atas nama DPC PERADI Jakarta Pusat pun memang sudah menggunakan alamat yang kini menjadi sekretariat baru juga. “Itu kan kita kop suratnya selalu pakai dua alamat; Plaza Gani Djemat dan kantor saya,” imbuhnya.
 
James menyampaikan pemindahan kantor ini sebenarnya sudah direncanakan sejak awal ia terpilih sebagai ketua. Tetapi, waktu itu kan Pak Humphrey nawarin di sana untuk PERADI, sebut James. Bahkan plang DPC PERADI Jakarta Pusat juga terpampang di Plaza Gani Djemat.
 
Diakui James, dirinya tak terlalu mempermasalahkan penyebab pemindahan kantor ini. “Di mana aja yang penting bagaimana kita bisa optimal untuk mengurus kepentingan anggota,” tegas James, Rabu (1/4).





hukumonline,



hukumonline





Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua