Senin, 04 Mei 2015

Anggota DPD Minta Pemkab Bengkalis Selesaikan Masalah Perbatasan

ANT

Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI asal Provinsi Riau, Intsiawati Ayus, meminta Pemerintah Kabupaten Bengkalis, agar segera menyelesaikan tapal batas di wilayahnya guna menghindari terjadinya konflik yang meluas.

"Saat saya mengujungi daerah Siak Kecil dan Bukit Batu, saya menerima keluhan dari kepala desa," kata Intsiawati, di Pekanbaru, Senin.

Senator yang sudah memasuki periode ketiga ini menjelaskan, permasalahan tapal batas di Kabupaten Bengkalis belakangan bukan lagi masalah lahan saja akan tetapi sudah melebar hingga antarwilayah.

Bahkan analisa dia, isu ini sempat menjadikan konflik dan kesenjangan sosial antardesa akibat belum diketahui jelas mana batas desa satu dengan yang lainnya.

"Contoh di Kecamatan Siak Kecil dengan Desa Trans, ternyata ini sudah lama terjadi," ungkapnya.

Dijelaskannya contoh lain masalah Desa Muara Dua, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bengkalis dan Siak, dari laporan Kades setempat, warga kerap merasa kebingungan ketika ditanya ia berasal dari desa mana. Sebab tidak ada tugu maupun bangunan yang memperjelas titik atau batas keberadaan desa mereka.

Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Bengkalis, pada tahun 2012 sudah ada upaya untuk menyelesaiakn sengketa tapal batas ini di kalangan masing-masing desa. Dengan cara pemutihan soal lahan yang berada dalam wilayah masing-masing.

"Misalkan masyarakat tersebut berada di Siak Kecil namun lahan mereka berada di Kecamatan Sabak Auh (Kabupaten Siak), maka status penduduk dan lahan dimasukkan dalam kawasan Kabupaten Bengkalis," paparnya.

Ia menambahkan, hendaknya masalah ini menjadi ranah Pemkab dan anggota dewan untuk mencarikan penyelesaiannya.

"Ini sepenuhnya menjadi tugas dan wewenang Eksekutif dan Legislatif yang ada di Bengkalis," katanya.

Ia juga menegaskan masalah ini penting sebelum Pemkab membahas pembangunan di wilayah itu lebih lanjut.

"Kenapa masalah tapal batas yang di dalam Kabupaten saja tidak bisa diselesaikan. Jangan dahulu berbicara pembangunan gedung infrastruktur, kalau status kawasan tempat tinggal masyarakat saja belum jelas." tegas Intsiawati.

Ia meminta kepada Bupati dan DPRD Bengkalis, untuk lebih serius dalam menangani masalah tapal batas antardesa. Karena, dari pengalaman-pengalaman yang ada, konflik sosial rentan terjadi, berangkat dari masalah kepemilikan kawasan desa satu dengan tetangganya, demikian Intsiawati.
























Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua