Rabu, 16 December 2015

AYMP, Wajah Baru DNC-Advocates

Nama AYMP dari ketiga partner yaitu Arie Armand, Richard Yapsunto dan Wemmy Muharamsyah.
HAG
Logo baru AYMP Atelier of Law. Foto: Path
Pada 16 Desember 2015, DNC Advocates at Work mengubah wajah barunya dengan menggati nama menjadi AYMP Atelier of Law. AYMP merupakan gabungan dari nama partner DNC yaitu Arie Armand, Richard Yapsunto dan Wemmy Muharamsyah.

“DNC pindah dengan nama baru. Rebranding partner sekarang kan tiga partnernya nanti pakai nama partner. Armand Yapsunto Muharamsyah, AYMP. DNC advokat juga hasil rebranding tadinya kan Dermawan & Co. Mau depersonalisasi, tapi saat depersonalisasi orang masih selalu mengaitkan dengan founding partner kita dulu, Pak Didi Dermawan. Sekarang along the way mau dikembalikan lah ke nama-nama partner,” ujar Ibrahim Senen, Off Counsel kepada hukumonline, Jumat (11/12), di Gedung Granadi Jakarta.

Hal itu diaminkan Noveleta Dinar, Senior Associate dari AYMP. Dia mengatakan bahwa perubahan nama AYMP disesuaikan dengan nama para partner, di mana sebelumnya terdapat empat partner, yaitu Ibrahim Senen, Arie Armand, Richard Yapsunto dan Wemmy Muharamsyah. Kemudian, setelah Ibrahim Senen menjadi Off Counsel, maka  terdapat tiga partner dan mengubah nama menjadi AYMP.

“Ganti nama saja, tidak ada perubahan apa-apa. Partnernya sama saja. Sebelumnya kan Ibrahim Senen, Arie Armand, Richard Yapsunto dan Wemmy Muharamsyah. Sekarang partner Armand Yapsunto Muharamsyah dan Partner,” ujar Dinar.

Dinar menjelaskan sampai dengan saat ini belum ada perubahan apa-apa terhadap kondisi firma sendiri. Lawyer dan pegawai juga masih sama. Namun, semua perubahan akan terjadi pada 1 Januari 2016.

“Belum ada rencana expansi, mungkin itu bisa salah satu rencana namun saat ini belum. Mungkin plan tahun depan. Pegawai nya takada yang berubah hanya berubah nama saja. Berubahnya semua pertanggal 1 januari. Jadi sekarang masih sounding-sounding aja. Per satu Januari semuanya berubah,” jelasnya.

AYMP juga memberitahukan perubahan namanya melalui poster yang diunggah di media social. “In this Ever-changing world, being creative is a priceless advatanges. We are now AYMP Atelier of Law”. Poster tersebut berlatar belakang foto gedung DNC namun dengan logo baru AYMP.

Dalam bahasa Indonesia, poster tersebut berisikan :

“Dalam menghadapi tantangan kita harus berpikir secara berbeda untuk memberikan solusi. Hal ini juga berlaku untuk bidang advoakasi, yangkadang membutuhkan persektif yang berbbda untuk benar-benar mengetahui apakah masalah dan bagaimana menyelesaikannya.

Sejak pertama berdiri kami tidak pernah berhenti untuk memberikan solusi terbaik kepada klien. Dengan bangga kami mengenalkan identitas nama kami, nama baru, logo, warna dan janji kami untuk memberikan standar tertinggi dalam profesionalitas. Janji kami untuk terus beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi di masuarakat saat ini. dan berjanji untuk terus meningkatkan kualitas sebagai firma hukum.

Dengan kemampuan lawyer kami, kami siap untuk menghadapi tantangan baru dan mekakukan yang terbaik untuk dapat meraih capaian yang baru bersama dengan klien kami. Dengan local- knowledge dan kecakapan internasional, kami berubah untuk lebih baik. Sekarang, Kami adalah AYMP Atelier of Law.”
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua