Rabu, 11 May 2016

Serius Hadapi Mundi Avocat, PERADI Rekrut Pelatih Profesional

Tim Sepakbola PERADI juga merekrut fisioterapis profesional.
RED
Pelatih Tim Sepakbola PERADI, Aji Ridwan Mas. Foto: RES

Ajang bergengsi tinggal di depan mata. Sebagai salah satu partisipan even yang bisa juga disebut sebagai Piala Dunia Sepakbola antar Lawyer ini, Tim Sepakbola PERADI tentunya tidak mau sekadar ‘numpang lewat’. Demi prestasi maksimal, Tim Sepakbola PERADI menunjukkan keseriusan, mulai dari aspek latihan hingga sumber daya manusia.
 
Satu bentuk keseriusan itu adalah dengan merekrut pelatih level nasional. Terhitung sejak Januari 2016, Tim Sepakbola PERADI menunjuk sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, dalam beberapa ajang pertandingan persahabatan, pelatih Tim Sepakbola PERADI adalah  yang juga diberdayakan sebagai pemain dengan posisi gelandang tengah.
 
Pendiri sekaligus pemain depan Tim Sepakbola PERADI, menuturkan penunjukan Aji sebagai pelatih kepala bermula dari rekomendasi salah seorang rekan advokat. Kebetulan, si pemberi rekomendasi tersebut masih memiliki hubungan kerabat dengan Aji. Setelah dicek, kata James, sosok Aji ternyata memang memiliki kompetensi mumpuni untuk menjadi pelatih.
 
“Ternyata beliau ini sudah punya kualifikasi pelatihan. Prestasi beliau di Timnas PSSI (juga) bagus,” ujar James.
 
Berdasarkan biodata yang diperoleh Hukumonline, Aji memang memiliki rekam jejak yang bagus di kancah sepakbola nasional. sebagai pemain, Aji tercatat pernah memperkuat tim nasional pelajar untuk ajang Piala Junior ASEAN-Asia, Lion City Cup 1980-1982. Lalu, Aji juga sempat memperkuat dua klub Ibukota, yakni Persija Pusat dan Persija Selatan.
 
Sebagai pelatih, Aji memiliki dua sertifikat kepelatihan yakni Kursus Pelatih S-1 Nasional dan Kursus Pelatih Youth Development AFC. Untuk kedua sertifikat tersebut, Aji lulus dengan nilai A.
 

 
Dengan rekam jejak yang mumpuni, James optimis kehadiran Aji sebagai pelatih kepala Tim Sepakbola PERADI dapat memberikan dampak positif. Setidaknya dari materi latihan, baik teknik maupun fisik, Aji dinilai telah memberikan bekal yang cukup bagi Tim Sepakbola PERADI sebelum turun di ajang resmi, Mundi Avocat 2016.
 
“Terbukti, beberapa pertandingan uji coba yang dilakoni Tim Sepakbola PERADI memberikan hasil bagus. Beberapa tim yang (biasanya) dengan mudah mengalahkan kita sekarang sudah bisa kita tumbangkan,” papar James.
 
Selain merekrut pelatih profesional, Tim Sepakbola PERADI juga merekrut seorang fisioterapis profesional bernama yang bertugas menangani pencegahan dan penindakan cidera. Fisioterapis berparas cantik itu direkrut Tim Sepakbola PERADI atas rekomendasi Mario Silitonga, pemain Tim Sepakbola PERADI yang juga menjadi bagian tim pelatih klub futsal Electric PLN.
 
“Windy itu fisioterapis Electric PLN. Mengingat level pertandingan yang cukup tinggi, kami belajar dari pengalaman Piala Asia di Bangkok, makanya butuh seorang fisioterapis,” ujar Kapten Tim Sepakbola PERADI .
 
Mundi Avocat 2016

Aji Ridwan Mas Mario Silitonga

Jamaslin James Purba













Windy Mayang

Misbach Gasma

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua