Sabtu, 02 July 2016

Ini Profil Tersangka Advokat yang Dicari KPK

Pria ini juga memiliki hobi lari.
RIA
Penyidik KPK menunjukkan sejumlah barang bukti terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Muhammad Santoso di gedung KPK di Jakarta, Jumat (1/7). KPK menetapkan tiga orang tersangka yaitu Muhammad Santoso (SAN), Raoul Adhitya Wiranatakusumah (RAW) selaku advokat, dan Ahmad Yani (AY) selaku staf RAW bagian Legal & Consultant, serta menyita uang sebesar Sing$3000 dan Sing$25 ribu.

Baru kemarin kabar mengenai dua advokat yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi dalam dugaan kasus suap putusan pedangdut Saipul Jamil di Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengisi ruang publik. Kali ini, penetapan tersangka kembali menyelimuti dunia advokat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengumumkan adanya advokat yang diduga terlibat dalam kasus serupa yang melibatkan panitera perdata PN Jakarta Pusat. Nama advokat tersebut adalah Raoul Adhitya Wiranatakusumah.
 
Untuk diketahui, penetapan Raoul ini terkait dugaa pemberian uang untuk memenangkan perkara perdata yang ditanganinya. Algojo pemberian adalah staf pada Wiranatakusumah Advocate & Legal Consultant, Ahmad Yani. Uang diberikan kepada panitera perdata PN Jakarta Pusat Muhammad Santoso. Ada dua amplop yang diberikan, satu berisi Sing$3000 dan satu lagi Sing$25 ribu. Sayangnya, hingga Jumat, KPK masih belum juga menemukan keberadaan Raoul.
 
Sedangkan untuk dua tersangka lainnya, Ahmad Yani dan Santoso, KPK telah melakukan penahanan. Lalu siapa sebenarnya pria yang kini tengah dicari-cari ini? Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh , Raoul merupakan seorang advokat yang memiliki lisensi dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).
 
Pria kelahiran Jakarta, 6 Juli 1977 ini memiliki sebuah kantor advokat bernama Wiranatakusumah Advocate & Legal Consultant. Ia telah bekerja mandiri sejak Januari 2001 hingga saat ini. Di samping itu, nama Raoul juga tercatat sebagai PT Rante Konstruksi Pembangunan.
 
Raoul menempuh pendidikan hukumnya di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (FH UNPAD), Bandung, sejak tahun 1995. Sebelumnya, Raoul merupakan siswa di Kolese Kanisius, Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat. Dari yang dimiliki Kolese Kanisius, tahun kelulusan Raoul sesuai dengan awal ia menjejakkan kakinya sebagai mahasiswa di Negeri Pasundan itu.
 
Tak banyak yang dapat ditemukan dari pencarian jejak hidup Raoul di internet. Meski begitu, dapat diketahui bahwa Raoul memiliki media sosial berupa LinkedIn yang nampaknya tidak pernah benar-benar ia aktifkan, dan sebuah akun instagram dengan nama @the_attorney. Dalam laman yang memiliki fitur untuk menunggah foto dan video itu terdapat dua foto yang diunggahnya.
 
berasumsi foto pertama yang diunggahnya adalah foto putra Raoul yang tengah berada di tengah-tengah acara keagamaan, sebab tertulis kata-kata “” dalam keterangan yang ada di bawah foto tersebut. Sementara foto lainnya tidak cukup jelas untuk diidentifikasi, namun dari tanggal foto terakhir itu diunggah sepertinya Raoul juga tidak aktif di media sosial satu ini.
 
pun hanya berhasil menemukan berupa perkara perdata yang ditanganinya di tahun 2013, yang diambil dari direktori putusan Mahkamah Agung, . Dalam perkara yang diperiksa dan diadili di PN Jakarta Timur itu, Raoul bertindak sebagai kuasa hukum dari penggugat, PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia.
 
Selain itu, jejak Raoul juga muncul di mesin pencari google dari komentar-komentar yang ditinggalkannya di beberapa artikel yang dibuat oleh . Raoul kerap menyampaikan opininya dalam berita-berita yang dimuat sekitar tahun 2005-2006.
 
Beberapa komen yang ditinggalkannya di antaranya dalam berita berjudul ‘dan .
 
Satu hal yang menarik dari rekaman nama Raoul yang muncul ketika diketik secara lengkap di mesin pencari yaitu ia memiliki hobi lari. Nama Raoul ada dalam Jakarta Wine & Cheese Run yang diselenggarakan Mei 2015, kemudian dalam Strava – jaringan sosial untuk atlet.
 
Raoul pun tergabung dalam komunitas pelari Kanisius dan berhasil memberikan donasi sekitar Rp34 juta untuk penggalangan dana sosial dari jarak lari yang berhasil ditempuhnya yaitu 33 kilometer.




hukumonline

direktur utama

data alumni



HukumonlineMy boy

Hukumonlinesatu perkarawww.putusan.mahkamahagung.go.id

www.hukumonline.comhukumonline

Pasca Tragedi Sidoarjo, Bagir Minta Masyarakat Hormati Penegakkan Hukum’, ‘Anak yang Belum Dewasa Tidak Memiliki Legal Standing’, Saksi Ahli: Begitu Jadi Pemegang Saham, Negara Melepaskan Jubahnya

catatanhalaman

canirunners

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua