Kamis, 23 Maret 2017

Peserta DKI Jakarta Dominasi Kelulusan Ujian Advokat PERADI 2017

Jumlah peserta dari DKI Jakarta menempati urutan pertama terbanyak yang mencapai 1479 orang. Sedangkan jumlah paling sedikit berasal dari Jayapura yakni 13 peserta.
FAT
Ujian advokat. Foto: NNP
Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) mengumumkan hasil ujian profesi advokat tahun 2017. Dari 5058 peserta yang ikut ujian, sebanyak 4082 peserta yang dinyatakan lulus ujian. Pengumuman kelulusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Ujian Profesi Advokat 2017 NO.KEP.003/PUPA-PERADI/III/2017 tertanggal 22 Maret 2017.
 
Surat keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Hermansyah Dulaimi dan Sekretaris Teddy Soemantry itu juga dilampirkan nama-nama peserta yang lulus berdasarkan masing-masing kota. Ujian profesi advokat PERADI 2017 telah dilaksanakan secara serentak di 33 kota di seluruh Indonesia. (Baca Juga: Ini Info Terbaru Sebelum Pengumuman Hasil Ujian Advokat)
 
Dalam surat tersebut tertulis bahwa, untuk menentukan kelulusan, panitia telah melakukan pengoreksian hasil ujian pada 4 dan 5 Maret 2017. “Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan dan tidak dapat diganggu gugat,” tulis panitia dalam surat keputusan tersebut.
 
Dari data yang dilansir PERADI, jumlah peserta terbanyak yang lulus dalam ujian tahun 2017 ini berasal dari DKI Jakarta mencapai 1479 peserta. Sedangkan paling sedikit berasal dari Jayapura dengan jumlah 13 peserta. (Baca Juga: Ujian Advokat di Awal 2017, Jumlah Peserta Meningkat)
 
Berikut jumlah peserta yang lulus ujian advokat berdasarkan kota:

Untuk lebih lengkap nama-nama peserta yang lulus ujian advokat PERADI tahun 2017, klik di sini.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua