Selasa, 03 April 2018

Alumni FHUI Siap-siap Calonkan Diri! ILUNI FHUI Sudah Bentuk Kepanitiaan Suksesi

Petahana pastikan tak kembali maju dalam pemilihan. Pintu regenerasi dibuka lebar untuk ikut serta memajukan FHUI.
Normand Edwin Elnizar
Musyawarah Nasional 2018 ILUNI FHUI. Foto: NEE

Masa jabatan Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) kian menghitung hari. Panitia suksesi telah dibentuk bertepatan Musyawarah pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) pada Rabu (28/2) pekan lalu. Ketua Umum petahana, Ahmad Fikri Assegaf, memastikan diri tak akan maju lagi mencalonkan diri.

 

Posisi Ketua ILUNI FHUI 2018-2021 memanggil para alumni yang siap berkontribusi. Perhelatan Musyawarah Nasional pemilihannya diperkirakan akan digelar November akhir tahun ini. Sosok-sosok baru dengan semangat gaspol untuk memimpin wadah para alumni sekolah hukum tertua di Indonesia ini pun sangat dinanti.

 

Dalam pernyataannya saat Musyawarah pengesahan AD/ART di Magzi Ballroom, Hotel Grand Kemang Jakarta pekan lalu, Fikri menegaskan ia mengharapkan terjadi regenerasi di ILUNI FHUI. “Akan lebih bagus kalau yang lain, ada perspektif baru yang berbeda. Bisa gantian berperan,” ujarnya di hadapan puluhan peserta yang hadir.

 

Agenda utama dari Musyawarah kali ini adalah mendapatkan persetujuan anggota ILUNI FHUI atas AD/ART yang akan dijadikan sebagai dasar proses Pemilihan Umum(Pemilu). Panitia Pemilu juga dikukuhkan dalam Musyawarah ini. Sebagai tambahan juga digelar agenda ramah tamah bersama Dekan baru FHUI, Melda Kamil Ariadno, yang juga alumni FHUI angkatan 1987.

 

Dalam pantauan hukumonline, musyawarah berjalan efisien dengan beberapa hal penting yang diputuskan antara lain kembali digunakannya metode e-voting dalam Pemilu. Juga ditunjuk dalam Musyawarah masing-masing Ketua Panitia Pelaksana (organizing committee) dan Ketua Panitia Pengarah (steering committee).

 

Ketua Panitia Pelaksana diserahkan kepada Fahmy Hoessein yang merupakan Ketua Komite Olahraga di kabinet Fikri. Sementara, Ketua Panitia Pengarah diserahkan kepada Aulia Taufani yang juga merupakan salah satu jajaran kabinet Fikri sebagai Ketua Komite Kerjasama Organisasi Profesi.

 

“Kami berharap partisipasi pemilih jauh lebih besar kali ini, sehingga lebih terasa komptetitif pesta demokrasinya dan hasilnya lebih berkualitas,” kata Fahmy dalam sambutan setelah penunjukannya.

 

(Baca Juga: Melda Kamil Ariadno: Dari Mahasiswa Berprestasi, Lawyer, Hingga Menjabat Dekan FH UI)

 

Fikri menyampaikan harapannya agar ada peningkatan pada kepengurusan berikutnya. Bagi organisasi sukarela semacam ILUNI FHUI, ia merasakan memang dibutuhkan banyak energi dan inovasi untuk menjalankan amanah hingga tuntas. Ia mengundang siapapun alumni yang bersedia untuk tidak ragu mencalonkan diri.

 

Meski tak banyak jumlahnya karena kendala waktu di hari kerja, tampak hadir beragam alumni dari kalangan profesional in house counsel, notaris, dosen, advokat, birokrat, hingga pengusaha dalam musyawarah pembuka jelang Pemilu ini. Dalam agenda ramah tamah bersama Dekan baru FHUI, Melda Kamil Ariadno tampak pula bersemangat mengajak para alumni coming home untuk membangun FHUI.

 

Sebagai nahkoda baru FHUI, Melda memang memiliki salah satu target meningkatkan partisipasi kontribusi alumni. Bentuknya tidak hanya berupa sumbangan materiil untuk pembangungan fasilitas fisik kampus, namun juga gagasan serta keahlian profesional untuk turut mengisi aktifitas belajar mengajar perkuliahan. Tak tangung-tanggung, Dekan wanita kedua dalam sejarah FHUI ini membentuk unit khusus untuk peningkatan hubungan dan kerjasama dengan alumni.

 

Di akhir bulan April ini, ia meluncurkan program Pulang Kampus di kampus FHUI Depok. Berbagai panggung hiburan, bakti sosial, nonton bareng hingga gala dinner akan dihelat pada 23-27 April 2018. “Semoga nanti bisa sekaligus meramaikan persiapan Pemilu ILUNI FHUI,” kata Melda.

 

Ahmad Fikri Assegaf terpilih sebagai Ketua Umum ILUNI FHUI pada Musyawarah Nasional Pemilu 21 November 2015. Dari 2.725 suara pemilih yang dilakukan secara e-voting, Fikri keluar sebagai pemenang mengungguli dua calon lainnya.

 

Handa Abidin meraih 344 suara (12,62%), Andre Rahadian meraih 1.111 suara (40,78%), dan Fikri meraih sejumlah 1.270 suara (46,60%). Dengan mengantongi suara terbanyak, Fikri terpilih menggantikan Ketua Umum ILUNI FHUI 2012-2015, Melli Darsa saat itu.

 

Nah, bagi anda semua para alumni FHUI, silakan bersiap mencalonkan diri!

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua