Rabu, 09 Mei 2018

Ini Dia Kampus Hukum Terfavorit 2018

Pemeringkatan kampus hukum terfavorit berdasarkan penilaian firma-firma hukum besar di Indonesia. Meliputi jumlah lulusan yang terserap di firma hukum hingga kepuasan atas kualitas lulusan.
Norman Edwin Elnizar
Ilustrasi: HGW

Menjadi profesional andal tidak bisa dilakukan secara instan. Termasuk menjadi corporate lawyer andal dalam industri jasa hukum, ada banyak tahapan yang harus dilewati hingga akhirnya sukses berkarier di berbagai firma hukum besar. Tahapan pertama dari semuanya ialah lulus dari kampus hukum. Bukan sembarang kampus hukum, tapi kampus hukum terfavorit tentunya.

 

Selanjutnya, para lulusan sarjana hukum harus melamar ke berbagai firma hukum untuk meniti karier. Ada kompetisi sangat ketat pada tahapan ini. Bekal yang dimiliki selama menempuh pendidikan hukum menjadi modal besar. Untuk itulah peran kampus hukum menjadi sangat penting. Di sinilah tema kampus hukum terfavorit menjadi sangat relevan untuk diulas.

 

Melalui survei khusus ke puluhan firma hukum besar di Indonesia, Hukumonline bersama Youth Manual mencoba menelusuri jejak perjalanan para advokat korporasi ke perguruan tinggi tempat awal mereka menimba ilmu pengetahuan hukum. Sebanyak 55 firma hukum besar menjadi sasaran dari survei ini. Namun setelah berkejaran dengan tenggat waktu yang tersedia, hanya 34 firma hukum yang bersedia menjadi responden.

 

Jumlah ini cukup untuk menjadi sampel penelitian kualitatif survei dalam menggambarkan fakultas dan sekolah hukum mana saja yang lulusannya paling banyak diserap oleh firma-firma hukum besar di Indonesia.

 

Asumsinya, kampus hukum yang menjadi favorit firma hukum besar telah mampu menghasilkan lulusan berkualitas untuk berkarier sebagai corporate lawyer andal. Seperti diungkapkan Amrie Hakim, Direktur Pemberitaan dan Konten Hukumonline, bahwa ada standar tinggi dalam perekrutan lawyer di firma hukum besar.

 

Hasil dari survei ini diharapkan bisa menjadi informasi berharga bagi tiga pihak sekaligus. Bagi kampus hukum tentunya merupakan masukan penting berdasarkan suara para pengguna lulusannya di dunia kerja, dalam hal ini industri jasa hukum. Kampus-kampus hukum bisa berlomba untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan agar menghasilkan lulusan terbaik di bidang hukum.

 

Bagi firma hukum tentu akan sangat diuntungkan ketika lulusan sarjana hukum berkualitas semakin banyak jumlahnya. Kelak, pilihan kandidat yang tepat untuk direkrut menjadi lebih banyak dan bervariasi. Ini tentu sangat membantu di tengah persaingan jasa hukum yang kian kompetitif.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua