Kamis, 24 May 2018

Artidjo Alkostar di Mata Kolega

Seorang hakim yang sederhana, tegas, adil, berintegritas tinggi, jiwanya hanya ada ‘hitam dan putih’, dan layak menjadi teladan bagi hakim lain.
Aida Mardatillah
Ilustrasi: BAS

Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar resmi pensiun pada 1 Juni 2018 karena sudah memasuki usia 70 tahun. Sejak Jum’at (18/5) kemarin merupakan hari terakhir bagi pria kelahiran Situbondo 22 Mei 1948 ini menangani perkara di kamar pidana MA. Tentu, pensiunnya sang hakim yang dikenal jujur, tegas, sederhana, dan berintegritas ini meninggalkan kesan mendalam, rasa kehilangan bagi para koleganya. Lalu, bagaimana kesan para kolega terutama selama Artidjo menjadi hakim agung sejak tahun 2000.                

 

Juru Bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi menilai Artidjo memang layak diberi apresiasi atas kemampuannya melihat sebuah makna dan peristiwa hukum serta ruhnya pemberantasan korupsi. Karenanya, dia berharap purna tugasnya Artidjo menjadi hakim agung tidak membuat sirna dan berkurangnya semangat para hakim agung lain terkait komitmen pemberantasan korupsi.

 

“Semangat pemberantasan korupsi diharapkan tidak padam akibat purna tugasnya Artdijo,” kata Farid kepada Hukumonline. Baca Juga: KY Belum Bisa Jamin Calon Hakim Agung Ini Bakal Gantikan Artidjo

 

Dia menuturkan masih banyak hakim agung kamar pidana yang memiliki kemampuan dan komitmen yang sama terutama dalam penanganan perkara korupsi. Seperti, Hakim Agung Salman Luthan, Krisna Harahap, MS Lumme dan hakim agung kamar pidana lain. “Yang terpenting, public trust lembaga peradilan harus tetap hidup dan jadi contoh pengadilan di bawahnya,” harapnya.

 

Seperti tertuang dalam Buku Biografi berjudul Artidjo Alkostar: Titisan Keikhlasan, Berkhidmat untuk Keadilan (Ahmad Safitri. Jakarta : Penerbit MA, 2018) sejumlah kolega memberi testimoni terhadap sosok Artidjo. Diantaranya, Ketua MA Hatta Ali, Mantan Ketua MA Bagir Manan, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Jaksa Agung HM Prasetyo, Hakim Ad Hoc Tipikor MS Lumme, Krisna Harahap, dan Busyro Muqoddas.

 

Ketua MA M. Hatta Ali mengaku kenal Artidjo sejak tahun 2005 yang merupakan seniornya di MA. Hatta menilai Artidjo sosok yang sederhana dan bersahaja. “Sebagai pemimpin Ketua Kamar MA, Artidjo sangat disiplin, patuh dan selalu menuntaskan tugas-tugasnya dengan baik tanpa menunggu perintah atasan, sehingga meringankan tugas saya sebagai Ketua MA,” ungkap Hatta Ali sebagaimana tertuang dalam buku tersebut.

 

Bagi Hatta, Artidjo dikenal sebagai hakim berintegritas tinggi dan layak menjadi teladan bagi hakim lain. “Artidjo juga hakim yang tidak berhenti mengasah rasa keadilan. Dan sebagai pengajar, dia tidak berhenti menjadi pembelajar,” kata Hatta.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua