Kamis, 31 May 2018

Kelas Magister Hukum Khusus Advokat Peradi Resmi Dibuka

Diprakarsasi DPC Peradi Jakarta Barat. Khusus bagi para advokat Peradi yang dipimpin Fauzie Yusuf Hasibuan.
Normand Edwin Elnizar
Rektor UIA (kiri) Masduki Ahmad berjabat tangan dengan Ketua DPC Peradi Jakbar Hermansyah Dulaimi usai penandatanganan. Foto: NEE

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Jakarta Barat, Hermansyah Dulaimi, secara resmi menandatangani kerja sama pendidikan Magister Ilmu Hukum khusus advokat Peradi dengan Fakultas Hukum Universitas Islam As Syafi’iyah (FH UIA), Rabu (30/5). Para advokat Peradi bisa menempuh pendidikan Magister dengan fasilitas khusus di FH UIA.

 

Inisiatif kerja sama dengan FH UIA untuk membuka kelas khusus ini datang dari Hermansyah yang juga menjabat Wakil Ketua Umum di Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi. “Untuk meningkatkan kualitas advokat Peradi, menambah ilmu,” kata Hermansyah kepada hukumonline.

 

Kerja sama yang dilakukan oleh DPC Jakarta Barat ini berlaku untuk semua anggota Peradi secara nasional. “Yang penting dia pemegang Kartu Tanda Anggota Advokat Peradi yang berkantor di Grand Slipi Tower,” kata Hermansyah.

 

Penandatanganan Memorandum of Understanding dilakukan antara Hermansyah dengan Rektor UIA di Gedung Pertemuan UIA. Acara ini dihadiri perwakilan pengurus DPC Peradi Jakarta Barat dan sejumlah pimpinan UIA.

 

“Kami berharap UIA bisa berperan serta meningkatkan kualitas SDM advokat yang juga penegak hukum ini,” ujar Rektor UIA, Masduki Ahmad.

 

Dekan FH UIA Damrah Mamang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan program kelas khusus bagi para advokat Peradi. “Insya Allah dimulai semester ganjil, bisa Agustus, September atau Oktober. Ada format khusus dengan persetujuan Rektorat,” katanya.

 

Meskipun bekerja sama dengan UIA yang menyatakan diri sebagai kampus Islam, program ini terbuka bagi semua advokat Peradi. “Tidak harus yang beragama Islam, jangan khawatir, ini tidak ada kaitannya dengan pembelajaran agama,” kata Hermansyah.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua