Senin, 09 Juli 2018

Bedakan, Tak Semua Bantuan Hukum Bisa Disebut Pro Bono

Kewajiban bantuan hukum pro bono melekat pada tiap individu advokat.
Normand Edwin Elnizar
Ilustrasi advokat: BAS

Pemberian bantuan hukum cuma-Cuma (pro bono) bagi profesi advokat ternyata berbeda dengan bantuan hukum yang dibiayai oleh negara dan bantuan hukum sebagai tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility–CSR). Hal ini dijelaskan oleh Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) “Rumah Bersama Advokat”, Luhut M.P. Pangaribuan kepada hukumonline, Senin (9/7).

 

Memberikan bantuan bantuan hukum secara cuma-cuma atau pro bono dinyatakan wajib oleh UU No.18 Tahun 2003 (UU Advokat) bagi profesi ini. Ketentuan lebih lanjut bahkan diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 83 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pemberian Bantuan Hukum Secara Cuma-Cuma (PP Pro Bono). Peradi juga sudah menerbitkan Peraturan Peradi No. 1 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemberian Bantuan Hukum Secara Cuma-Cuma.

 

Sayangnya, pelaksanaan kewajiban profesi ini masih dirasakan belum efektif oleh kalangan advokat sendiri. Beberapa bulan lalu Luhut menggelar Konsultasi Penyusunan Panduan Pro Bono untuk merampungkan buku Panduan Pro Bono. Hasilnya, banyak catatan evaluasi soal ketidakjelasan pelaksanaan pro bono.

 

Baca: Ditunggu!! Buku Panduan Pro Bono untuk Advokat

 

Hal mendasar yang perlu diingat baik-baik para advokat Indonesia bahwa bantuan hukum cuma-cuma yang bisa disebut pro bono memiliki kriteria tersendiri. Harus dibedakan antara pro bono dengan program bantuan hukum (legal aid) lainnya. Luhut menegaskan bahwa keduanya adalah hal yang berbeda.

 

“Pro bono itu value system yang peduli terhadap yang membutuhkan, bukan sebagai derma. Jadi dari dalam diri advokat itu, bukan dari luar dirinya,” kata Luhut menjelaskan.

 

Setidaknya, ada tiga cara bagi pencari keadilan untuk mendapatkan bantuan hukum dalam sistem hukum Indonesia. Pertama, bantuan hukum pro bono dari advokat.

 

Dalam Peraturan Peradi 1/2010 tersebut disebut bahwa setiap advokat dianjurkan memberikan bantuan hukum pro bono 50 jam per tahun. Menurut Luhut, kewajiban pro bono ini adalah kekhasan dari profesi advokat sehingga disebut sebagai jabatan hormat, (officium nobile).

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua