Kamis, 26 July 2018

33 Nama Lolos Seleksi Kemampuan Konseptual Calon Pimpinan LPSK, Advokat Terbanyak

Dari 33 nama yang lolos, 10 di antaranya adalah advokat. Nama-nama yang dinyatakan lolos berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya adalah debat publik dan penilaian personel (profile assessment).
M. Agus Yozami
Kantor LPSK. Foto: Sgp

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Capim) Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) periode 2018-2023 menetapkan 33 nama lolos seleksi kemampuan konseptual. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim LPSK, Harkristuti Harkrisnowo, dalam siaran persnya, Selasa (25/7), mengatakan nama-nama yang dinyatakan lolos berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya adalah debat publik dan penilaian personel (profile assessment).

 

Rencananya debat publik dan profile assessment akan dilaksanakan pada hari Senin-Rabu, yakni 6-8 Agustus 2018 bertempat di ruang rapat lantai 5, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Dia mengungkapkan bahwa seleksi debat publik dan profile assessment akan dimulai pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.

 

Harkristuti Harkrisnowo menuturkan bahwa mereka yang lolos berangkat dari latar belakang profesi yang sangat beragam dan berasal dari sejumlah daerah. Dari 33 nama itu, terbanyak berprofesi advokat 10 orang, disusul dosen, TNI/Polri dan purnawirawan, masing-masing sebanyak lima orang.

 

Sedangkan calon petahana LPSK ada tiga orang, pegawai lembaga/instansi negara tiga orang dan aktivis tiga orang. Sisanya merupakan aparatur sipil negara dua orang, plus wiraswasta dan psikolog masing-masing satu orang.

 

Berikut 10 nama advokat yang lolos seleksi kemampuan konseptual untuk menduduki jabatan pimpinan LPSK:

















































No



Nama



1.



Dr. H. Boy Nurdin, S.H., M.H.  



2.



Chulafaau Rasyidin, S.H., M.H.  



3.



Dede Nurdin Sadat, S.H.



4.



Fatimah Siregar, S.Ag.



5.



Lamria Siagian, S.H., M.H.



6.



Manambus Pasaribu, S.H., M.H.



7.



Rina Melati Sitompul, S.H., M.H.  



8.



Sugiharti, S.H., M.H.  



9.



Dr (c). Tasman Gultom, S.H., M.H., A.A.I. (K)., C.L.A.     



10.



Teuku Raja Arif Faisal, S.H., M.H.  


 

Untuk diketahui, Masa kerja tujuh orang pimpinan LPSK saat ini akan berakhir pada Oktober 2018 sehingga dibentuk panitia seleksi yang bertugas memilih 21 calon pimpinan LPSK untuk diserahkan kepada Presiden. Kemudian, presiden akan memilih dan memberikan 14 nama kepada DPR dan DPR akan memilih tujuh nama menjadi pimpinan LPSK.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua