Selasa, 05 March 2019

Kenali Ciri Berikut untuk Memastikan Kamu Cocok Berkarier Corporate Lawyer

Bukan sekadar menguasai ilmu hukum dan keterampilan hukum.
Norman Edwin Elnizar
Para peserta dan suasana pelatihan freshgraduate yang diselenggarakan Hukumonline. Foto-Foto: HOL

Sekadar meraih gelar sarjana hukum tentu bukan tujuan akhir dari kuliah hukum. Bertahun-tahun studi yang dijalani hanyalah awal dari perjalanan panjang berkarier di dunia profesi pasca kampus. Ada banyak pilihan di luar sana, namun yang terpenting adalah kesadaran penuh soal karier yang akan ditempuh. Nah, bagi anda yang berminat dengan karier corporate lawyer, mari lanjutkan membaca dan temukan apakah kamu memang akan cocok menjalaninya!

Hukumonline kembali menggelar program “Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate” untuk angkatan keempat pada akhir Februari lalu. Menghadirkan para corporate lawyer berpengalaman, para peserta disajikan informasi praktis yang tak mereka dapatkan selama belajar di ruang kelas perkuliahan. Seluruhnya bersumber dari pengalaman profesional para narasumber selama berkarier.

“Ada tiga poin yang harus tertanam pada diri kita sebagai corporate lawyer,” kata Mohammad Renaldi Zulkarnain, partner dari firma hukum Assegaf Hamzah & Partners. Pria yang akrab disapa Naldi ini memberi ilustrasi lari marathon dalam dunia profesi. Mengetahui letak garis finish menjadi tahap awal sukses menjalaninya.

Pertama, seorang corporate lawyer harus berupaya menyediakan layanan jasa hukum dengan mutu terbaik. Kedua, layanan jasa hukum tersebut disajikan dengan standar etika dan profesionalitas tinggi. Terakhir, corporate lawyer selalu berperilaku profesional dan suportif dalam melayani klien.

(Baca juga: Serunya Bimbingan Kerja Profesi Hukum ala Hukumonline).

Berkarier sebagai corporate lawyer memang bukan sekadar menguasai ilmu hukum dan mahir menerapkannya dalam kasus. Naldi memaparkan tujuh perilaku penting agar sukses menjadi corporate lawyer. Jika Anda merasa telah memenuhinya, nampaknya karier cerah sudah ada di depan mata.

1.Cepat tanggap

Sebagai bisnis jasa, lawyer terbaik bukan hanya yang mampu memberikan solusi bagi klien. Mereka juga harus mampu menghadirkan solusi tersebut sesuai dengan kebutuhan klien. Salah satu caranya harus cepat tanggap ketika dihubungi klien. Lawyer yang susah diakses oleh kliennya hanya akan menjadi masalah baru bagi klien. “Kemampuan merespon secara cepat dan tepat menjadi sangat penting bagi klien,” ujar Naldi.

2.Proaktif Memberikan Laporan Perkembangan

Klien membutuhkan informasi terbaru terutama yang relevan dengan bisnisnya. “Kita memberikan informasi hukum terbaru yang relevan dengan industri klien,” kata Naldi menjelaskan. Klien sangat mengharapkan informasi dan laporan perkembangan terbaru setiap saat. Apalagi jika kontrak jasa hukum dibuat untuk jangka panjang. Para lawyer harus peka dengan berbagai perkembangan hukum dan situasi yang berkaitan dengan bisnis kliennya. Tanpa diminta sekalipun, corporate lawyer perlu rutin memberikan informasi dan laporan perkembangan terbaru yang relevan bagi kepentingan hukum klien dalam bisnisnya.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua