Utama

Kenali Ciri Berikut untuk Memastikan Kamu Cocok Berkarier Corporate Lawyer

Bukan sekadar menguasai ilmu hukum dan keterampilan hukum.
Oleh:
Norman Edwin Elnizar
Bacaan 2 Menit
Para peserta dan suasana pelatihan freshgraduate yang diselenggarakan Hukumonline. Foto-Foto: HOL
Para peserta dan suasana pelatihan freshgraduate yang diselenggarakan Hukumonline. Foto-Foto: HOL

Sekadar meraih gelar sarjana hukum tentu bukan tujuan akhir dari kuliah hukum. Bertahun-tahun studi yang dijalani hanyalah awal dari perjalanan panjang berkarier di dunia profesi pasca kampus. Ada banyak pilihan di luar sana, namun yang terpenting adalah kesadaran penuh soal karier yang akan ditempuh. Nah, bagi anda yang berminat dengan karier corporate lawyer, mari lanjutkan membaca dan temukan apakah kamu memang akan cocok menjalaninya!

Hukumonline kembali menggelar program “Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate” untuk angkatan keempat pada akhir Februari lalu. Menghadirkan para corporate lawyer berpengalaman, para peserta disajikan informasi praktis yang tak mereka dapatkan selama belajar di ruang kelas perkuliahan. Seluruhnya bersumber dari pengalaman profesional para narasumber selama berkarier.

“Ada tiga poin yang harus tertanam pada diri kita sebagai corporate lawyer,” kata Mohammad Renaldi Zulkarnain, partner dari firma hukum Assegaf Hamzah & Partners. Pria yang akrab disapa Naldi ini memberi ilustrasi lari marathon dalam dunia profesi. Mengetahui letak garis finish menjadi tahap awal sukses menjalaninya.

Pertama, seorang corporate lawyer harus berupaya menyediakan layanan jasa hukum dengan mutu terbaik. Kedua, layanan jasa hukum tersebut disajikan dengan standar etika dan profesionalitas tinggi. Terakhir, corporate lawyer selalu berperilaku profesional dan suportif dalam melayani klien.

Berkarier sebagai corporate lawyer memang bukan sekadar menguasai ilmu hukum dan mahir menerapkannya dalam kasus. Naldi memaparkan tujuh perilaku penting agar sukses menjadi corporate lawyer. Jika Anda merasa telah memenuhinya, nampaknya karier cerah sudah ada di depan mata.

1.Cepat tanggap

Sebagai bisnis jasa, lawyer terbaik bukan hanya yang mampu memberikan solusi bagi klien. Mereka juga harus mampu menghadirkan solusi tersebut sesuai dengan kebutuhan klien. Salah satu caranya harus cepat tanggap ketika dihubungi klien. Lawyer yang susah diakses oleh kliennya hanya akan menjadi masalah baru bagi klien. “Kemampuan merespon secara cepat dan tepat menjadi sangat penting bagi klien,” ujar Naldi.

2.Proaktif Memberikan Laporan Perkembangan

Klien membutuhkan informasi terbaru terutama yang relevan dengan bisnisnya. “Kita memberikan informasi hukum terbaru yang relevan dengan industri klien,” kata Naldi menjelaskan. Klien sangat mengharapkan informasi dan laporan perkembangan terbaru setiap saat. Apalagi jika kontrak jasa hukum dibuat untuk jangka panjang. Para lawyer harus peka dengan berbagai perkembangan hukum dan situasi yang berkaitan dengan bisnis kliennya. Tanpa diminta sekalipun, corporate lawyer perlu rutin memberikan informasi dan laporan perkembangan terbaru yang relevan bagi kepentingan hukum klien dalam bisnisnya.

Berita Terkait