Jumat, 26 July 2019

Rombongan Mahasiswa Beijing Belajar Hukum Indonesia ke Hukumonline

Bagian dari kerja sama Tsinghua University dengan Indonesia.
Norman Edwin Elnizar
Rombongan mahasiswa Tsinghua Southeast Asia Center berfoto dengan sejumlah awak hukumonline. Foto: RES

“Kami melihat hukumonline sebagai salah satu yang leading di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi di bidang hukum, mahasiswa Tsinghua University ingin tahu itu seperti apa,” kata Head of Marketing & Operation Tsinghua Southeast Asia Center, Suryo Danuwinoto kepada hukumonline, Rabu (24/7).

 

Pria yang akrab disapa Danu ini bertugas mendampingi sebelas mahasiswa program sarjana Fakultas Hukum dari Tsinghua University, Beijing, Cina untuk belajar secara langsung hukum Indonesia ke berbagai institusi kredibel.

 

Handoko Said selaku Operation Director Tsinghua Southeast Asia Center menyampaikan harapannya secara tertulis soal kunjungan para mahasiswa kelas internasional ini. “Kami berharap dukungan hukumonline untuk memberikan pencerahan terkait sistem hukum Indonesia kepada para mahasiswa Tsinghua University,” katanya. Ia juga meminta penjelasan atas peran dan fungsi layanan hukumonline di Indonesia serta berbagai tantangan yang dihadapi.

 

Tsinghua University menduduki peringkat ke-22 World University Rankings 2019 dan peringkat pertama Asia University Rankings 2019. Kampus yang didirikan tahun 1911 ini memiliki tiga unit penghubung global di seluruh dunia dan salah satunya di Indonesia. “Ini perpanjangan dari kampusnya di Beijing untuk berbagai program, Tsinghua Southeast Asia sendiri beroperasi untuk seluruh wilayah Asia Tenggara,” kata Danu.

 

Tsinghua Southeast Asia Center terletak di kawasan ekonomi khusus Pulau Kura Kura, Bali dan resmi beroperasi akhir 2018 lalu. Danu menjelaskan pusat penghubung lainnya berada di Seattle, USA dan di Milan, Italia. Ia mengatakan keberadaan Tsinghua Southeast Asia Center sebagai bagian dari kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Cina.

 

“Kami mengunjungi berbagai institusi selama seminggu, Mahkamah Agung, BPHN, Fakultas Hukum UI, Hukumonline, lawfirm AHP dan HHP, lalu KPK, juga NGO LeIP, ini bagian dari overseas academic trip mereka,” Danu menjelaskan lembaga-lembaga yang mereka kunjungi.

 

(Baca juga: Di Usia ke-19, Hukumonline Ingin Berkontribusi Lebih Besar untuk Indonesia)

 

Rombongan mahasiswa hukum Tsinghua University ini berasal dari kelas internasional yang menggunakan bahasa Inggris dalam perkuliahan. Mereka juga berada pada angkatan yang berbeda. “Saya di tahun keempat dan baru saja lulus bulan ini, yang lain baru di tahun kedua dan ketiga,” kata salah satu mahasiswa kepada hukumonline.

 

Kedatangan rombongan dari Beijing ini diterima oleh General Manager Premium Content Hukumonline Robert Sidauruk dan  Legal Research & Analyst Manager Christina Desy. Keduanya memaparkan perkembangan reformasi hukum di Indonesia dan peran hukumonline di dalamnya. Hukumonline sendiri baru saja merayakan ulang tahun ke-19 pada 14 Juli lalu.

 

Berawal dari bisnis media massa untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat tentang dunia hukum di Indonesia, Hukumonline.com bertransformasi menjadi reg-tech company. Produk dan jasa hukum paling lengkap, terintegrasi dan terpercaya dengan penggunaan dan pemanfaatan teknologi disajikan mulai dari free content hingga premium content.

 

Hingga tahun 2019, Hukumonline.com memiliki lebih dari 780 klien, yang meliputi perusahaan, firma hukum ternama serta lembaga pemerintahan. Hukumonline juga tumbuh dan berkembang memperluas lini bisnisnya dengan mendirikan dua anak perusahan yaitu Easybiz.id dan Justika.com.

 

Dalam kunjungan ini terjadi dialog interaktif yang cukup antusias dari para mahasiswa  Tsinghua University mengenai berbagai layanan hukumonline. Mulai dari rubrik Klinik Hukumonline, berita, layanan pusat data hingga chatbot LIA (Legal Intelligent Assistant).

 

(Lihat juga: Bahas Isu Profesi Hakim, Hukumonline dan IKAHI Beraudiensi)

 

Hingga saat ini hukumonline menyediakan empat layanan utama. Pertama, layanan akses ke pusat data peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang terbesar di Indonesia. Kedua, berlangganan analisis peraturan terbaru yang ringkas dan bernas, disajikan dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Ketiga, mengadakan seminar, pelatihan dan diskusi isu hukum terkini. Terakhir, media promosi dan publikasi untuk sosialisasi kebijakan serta peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

 

 

General Manager Premium Content Hukumonline, Robert Sidauruk menjelaskan bahwa hukumonline selalu berusaha konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada para pembaca setia dan pelanggannya. Berbagai konten hukumonline memiliki visi untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. “Kami berusaha memberikan apa yang dibutuhkan pembaca hukumonline, terutama praktisi hukum,” kata Robert.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua