Jumat, 25 October 2019

OSS Versi 1.1 Diterapkan Mulai 4 November 2019

Hamalatul Qur'ani

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) resmi mengumumkan bahwa OSS Versi 1.1 akan diterapkan mulai tanggal 4 November 2019 untuk menggantikan OSS Versi 1.0 yang saat ini sedang digunakan.

 

Sebelum dilakukan penerapan OSS Versi 1.1, BKPM akan melakukan migrasi data pelaku usaha dari database OSS Versi 1.0 ke database OSS Versi 1.1 pada hari Jumat tanggal 1 November 2019 mulai pukul 19.00 WIB s.d hari Minggu tanggal 3 November 2019. Selama migrasi data berangsung, maka layanan OSS dihentikan sementara.

 

Pasca migrasi data, mulai tanggal 4 November 2019 pukul 00.00 Versi 1.1 akan diaktifkan untuk menggantikan OSS Versi 1.0. BKPM juga menginformasikan bahwa terdapat perubahan pencatatan total nilai investasi yang semula berdasarkan pada KBLI 2 digit, dalam OSS Versi 1.1 menjadi kosong. Disamping itu terdapat beberapa informasi tamabahan dalam OSS Versi 1.1 yaitu:

 

  • Jenis kegiatan (utama/pendukung/kantor administrasi);
  • Status lokasi proyek berfungsi sebagai kantor cabang (ya/tidak);
  • Nama penanggung jawab proyek (diisi dalam rangka izin lingkungan). Untuk proyek yang tidak memerlukan izin lingkungan, diisi dengan nama salah satu direktur perusahaan; dan
  • Status lahan (sewa/bukan sewa).

 

Oleh karena itu, pelaku usaha harusmelengkapi nilai investasi kegiatan usahanya di KBLI 5 digit yang masih kosong sesuai dengan total nilai investasi kegiatan usahanya. Bagi perusahaan yang memiliki lebih dari satu KLBI 5 digit tersebut dan totalnya sesuai dengan total nilai investasi perusahaan. Pelaku usaha juga harusmelengkapi informasi tambahan yang masih kosong seperti pada poin a sampai d dalam OSS Versi 1.1. Bagi pelaku usaha yang memiliki lebih dari satu izin usaha maka proses untuk melengkapi data dan informasi tambahan seperti di atas juga harusdilakukan untuk masing-masing izin usaha.

 

“Buku panduan bagi pelaku usaha terkait pengisian data ini akan segera kami siapkan,” kata Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM, Husen Maulana.

 

Lebih lanjut, untuk memperoleh NIB dan Izin Usaha melalui OSS Versi 1.1 pelaku usaha terlebih dahulu harus menyesuaikan maksud dan tujuan dalam akta perusahaannya sesuai dengan KBLI 2017 pada sistem AHU Online, kecuali untuk pelaku usaha perseorangan, yayasan, koperasi, dan kantor perwakilan.

 

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua