Kamis, 14 November 2019

Presiden Jokowi Ingatkan Dua Agenda Besar Pemerintah

Yakni cipta lapangan kerja dan peningkatan iklim investasi yang melibatkan pelaku usaha kecil melalui pemangkasan berbagai regulasi yang menghambat.
Ady Thea DA
Presiden Jokowi. Foto: RES

Di banyak kesempatan Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya penyederhanaan regulasi. Upaya ini penting untuk meningkatkan masuknya investasi di Indonesia, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian termasuk terciptanya lapangan kerja. Dalam rapat koordinasi pemerintah pusat dan Forkopimda di Sentul, Bogor, Selasa (13/11/2019), Presiden Jokowi mengingatkan sedikitnya ada 2 agenda besar pemerintah.

 

Pertama, berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja. Presiden Jokowi mengingatkan semua harus mengarah pada penciptaan lapangan kerja. Karena itu, iklim investasi harus diperbaiki dengan cara memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam proses perizinan.

 

Jokowi mengatakan di bidang ekspor Indonesia kalah dengan negara lain di Asia Tenggara, seperti Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Jika tidak membenahi iklim investasi, Jokowi khawatir Indonesia bisa disalip negara Asia Tenggara lainnya seperti Laos dan Kamboja.

 

Menurutnya, perbaikan iklim investasi bisa mendorong terciptanya lapangan kerja baru mengingat ada 7 juta rakyat Indonesia yang belum memiliki pekerjaan. Dia mencontohkan perang dagang China dan Amerika Serikat membuat setidaknya 33 perusahaan besar pindah dari China. Tapi dari puluhan perusahaan itu tidak ada yang berminat untuk berinvestasi di Indonesia, mereka lebih memilih Vietnam, Kamboja, Malaysia, India, dan Thailand.

 

Menurut Jokowi, hal tersebut harus menjadi perhatian dan introspeksi bagi Indonesia. Padahal, Indonesia memiliki SDA dan SDM yang melimpah. “Problemnya adalah ruwetnya, ruwetnya perizinan di pusat, yang ini sebentar lagi akan saya ‘potong habis-habisan’. Termasuk juga ruwetnya perizinan di daerah. Ruwet semuanya,” katanya sebagaimana dilansir laman setkab.go.id.

 

Bagi Jokowi, tidak mudah membenahi keruwetan regulasi sebagai pekerjaan besar. Salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah yakni menggulirkan omnibus law yang akan memangkas berbagai peraturan. Selaras dengan itu, Jokowi menekankan pemerintah daerah untuk memberi pelayanan yang baik dan cepat bagi investor yang masuk terutama yang berorientasi ekspor dan menghasilkan barang subtitusi impor. Langkah ini perlu dilakukan agar terwujud cipta lapangan kerja sebagaimana harapan.

 

Selain itu Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya kepastian hukum. Proses perizinan harus bersih dari pungli dan korupsi. Jangan sampai ada pandangan dari luar negeri yang menilai Indonesia sebagai negara yang tidak aman.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua