Senin, 13 January 2020

YLKI Buka Posko Pengaduan Konsumen Transjakarta

Fitri Novia Heriani

Sebagai angkutan masal berbasis jalan raya, Transjakarta makin eksis dan makin digandrungi warga Jakarta. Terbukti jumlah penumpang yang terangkut per harinya mengalami peningkatan signifikan, yakni dengan rata-rata 850 ribu penunpang per harinya. Bahkan pernah dalam satu hari tertentu mencapai angka 990 ribuan.

 

“Hal ini menunjukan Transjakarta sebagai moda transportasi masal semakin efisien untuk moda transportasi warga Jakarta, bahkan warga Jabodetabek. Apalagi setelah Transjakarta membangun konektivitas dengan angkutan feeder/pengumpan, bernama Jaklingko,” tulis Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi, dalam siaran pers, Senin (13/1). 

 

Namun demikian, kata Tulus, bukan berarti performa pelayanan Transjakarta tak ada kekurangan. Menurutnya, masih banyak kekurangan dalam pelayanan Transjakarta dan managemen wajib hukumnya untuk terus meningkatkan pelayanan pada penggunanya. Mata dan telinga konsumen sebagai pengguna Transjakarta tentu lebih awas dan teliti guna menemukan berbagai bentuk kekurangan tersebut.

 

Untuk menampung berbagai bentuk keluhan/pengaduan Transjakarta, YLKI dan PT Transjakarta membuka "Posko Pengaduan Konsumen Transjakarta", selama satu bulan penuh di bulan Januari 2020. Keluhan dan pengaduan ini bukan saja akan ditindaklanjuti, tetapi juga sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan Transjakarta.

 

“Keluhan dan pengaduan tersebut juga akan ditindaklajuti dalam sebuah forum dialog yang melibatkan konsumen, managemen PT Transjakarta, regulator, dan stakeholder lainnya,” ucap Tulus.

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua