Senin, 22 Juni 2020

​​​​​​​Potret Pemeringkatan Konsultan Hukum Pasar Modal dan Notaris di Transaksi IPO 2019

​​​​​​​Sajian Laporan riset ini merupakan cara Hukumonline mendorong geliat di pasar modal agar semakin besar khususnya dari profesi penunjang dari sektor hukum.
RED

Tahun ini merupakan kali kedua Hukumonline menerbitkan Laporan Riset bertema “Peringkat Konsultan Hukum Pasar Modal dan Notaris di Transaksi IPO 2019”. Laporan yang berisi mengenai pemeringkatan konsultan hukum pasar modal dan notaris yang membantu kelancaran emiten melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) setiap tahunnya.

Sajian Laporan khusus ini merupakan cara Hukumonline mendorong geliat di pasar modal semakin besar khususnya dari profesi penunjang dari sektor hukum. Selain itu, pemeringkatan juga dilakukan agar keberadaan profesi penunjang pasar modal yang turut membantu transaksi dapat diketahui publik secara luas. Bagaimanapun, peran profesi penunjang pasar modal dalam transaksi di BEI penting untuk mendorong sektor pasar modal dan perekonomian Indonesia semakin lebih baik lagi.

General Manager Premium Content Hukumonline, Robert Sidauruk mengatakan, laporan ini berbeda dengan survei pasar modal pada umumnya yang berorientasi pada faktor pasar/market atau ekonomi. Survei yang dilakukan Hukumonline ini berfokus pada pemetaan peran profesi hukum penunjang pasar modal dalam transaksi IPO, yakni konsultan hukum dan notaris. (Baca: Inilah Daftar Nominasi Kantor Hukum dan Notaris Paling Top dalam Transaksi IPO)

Menurut Robert, hasil riset dan survei yang dilakukan Hukumonline ini berguna bagi profesi penunjang pasar modal di sektor hukum maupun para calon emiten yang ingin IPO. “Hasil survei ini dapat menjadi acuan baik bagi profesi hukum penunjang pasar modal dalam mengembangkan layanannya juga untuk perusahaan sebagai calon emiten dalam melihat track record profesi hukum penunjang yang akan membantu mereka dalam transaksi IPO,” katanya di Jakarta, Senin (22/6).

Untuk transaksi IPO tahun 2019, Hukumonline mencatat, terdapat 55 transaksi yang melibatkan 32 kantor hukum. Jumlah transaksi IPO tahun 2019 ini, tidak menunjukkan perbedaaan signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2018 dengan jumlah 57 transaksi yang melibatkan 37 kantor hukum. Begitu juga dari total nilai emisi transaksi IPO pada tahun 2019 sebesar Rp14.779.159.739.500, yang menurun sebesar Rp886.105.740.000 dibanding tahun sebelumnya dengan nilai total emisi IPO sebesar Rp15.665.265.479.500.

Meskipun begitu, pada Laporan Riset kali ini, sejumlah data menarik akan tersajikan. Mulai dari jumlah transaksi IPO yang ditangani konsultan hukum pasar modal dan notaris berbeda dari tahun 2019 dengan 2018, sampai kisaran fee dan pemeringkatan yang menghasilkan jawara baru baik dari profesi konsultan hukum pasar modal maupun notaris.

Dari hasil riset Hukumonline, tercatat bahwa pemeringkatan konsultan hukum pasar modal dan notaris di transaksi IPO tahun 2019 mengalami pasang surut jika dibandingkan tahun 2018. Ada kantor hukum yang pada 2018 tercatat banyak menangani transaksi IPO di BEI bahkan jadi jawara, tapi untuk di tahun 2019 sama sekali tidak menangani transaksi. Akibatnya, ranking kantor hukum yang paling banyak menangani transaksi IPO pun berubah.

Begitu juga dengan prosentase fee yang diperoleh para kantor hukum. Dalam riset kali ini juga mencatat pemeringkatan notaris yang menangani transaksi IPO 2019 dan perbandingan dengan tahun sebelumnya. Catatan lain yang tersaji dalam Laporan Riset kali ini adalah sektor emiten pada transaksi IPO 2019 yang paling banyak ditangani berbeda dari tahun 2018.

Hukumonline sadar bahwa riset ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu, Hukumonline terbuka atas saran maupun kritik yang bersifat membangun untuk perbaikan laporan hasil riset di masa-masa mendatang. Selamat bagi para konsultan hukum pasar modal dan notaris yang turut membantu transaksi IPO di BEI pada tahun 2019 dan selamat membaca bagi masyarakat luas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai “Peringkat Konsultan Hukum Pasar Modal dan Notaris di Transaksi IPO 2019” silahkan kunjungi situs ranking.hukumonline.com/capitalmarket2019  atau email ke [email protected].

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua