Terbaru

Pesan KPK agar Jajaran Kementan Terhindar dari Tindak Pidana Korupsi

Untuk mencegah tindak pidana korupsi, Kementan diminta menjaga integritas dalam bertugas.
Oleh:
Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai mengikuti program Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/10). Foto: RES
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai mengikuti program Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/10). Foto: RES

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan program penguatan antikorupsi bagi penyelenggaran negara berintegritas (PAKU Integritas). Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat integritas dalam setiap pelaksanaan tugas untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi (tipikor).

"Karena integritas lah yang bisa mencegah, mengurangi, dan mengurungkan niat untuk melakukan korupsi," kata Firli.

Hal tersebut disampaikan Firli saat memberi sambutan dalam kegiatan pembekalan antikorupsi atau "executive briefing" bagi penyelenggara negara di Kementan yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/10).

Firli menjelaskan kegiatan pembekalan antikorupsi tersebut diselenggarakan sebagai wujud penjabaran tugas KPK sebagaimana amanat undang-undang, yaitu untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar tidak terjadi korupsi.

Membangun integritas, kata Firli, merupakan salah satu upaya mencegah korupsi dengan memberikan pemahaman antikorupsi kepada penyelenggara negara di pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara/Daerah, sektor swasta, dan seluruh jejaring pendidikan. (Baca: KPK: Pihak yang Tahu Soal "Orang Dalam" Azis Syamsuddin Harap Lapor ke Dewas)

Oleh karena itu, ia memandang strategi pemberantasan korupsi dengan mengintegrasikan tiga pendekatan pendidikan, pencegahan, dan penindakan sudah tepat. Upaya penindakan untuk memberikan efek jera, pendidikan untuk mencegah keinginan dan perilaku koruptif, dan perbaikan sistem untuk mencegah dan menutup peluang korupsi.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pentingnya upaya pencegahan dan membangun integritas sebagai benteng individu di Kementan dalam pelaksanaan tugas. Ia menyadari besarnya tugas yang menjadi tanggung jawab pihaknya dan jajaran di Kementan, khususnya terkait dengan pembuatan kebijakan-kebijakan strategis di kementeriannya.

Halaman Selanjutnya:
Berita Terkait