Kamis, 13 August 2020

Laka Lantas Akibat Motor Lepas Kendali

Laka Lantas Akibat Motor Lepas Kendali

Pertanyaan

Adik saya terlibat kecelakaan tunggal yang kronologinya: adik saya mengerem dan terjatuh, namun motornya lepas kendali dan berjalan sendiri hingga akhirnya terjatuh. Tiba-tiba ada seorang bapak yang menabrak motor tesebut. Adik dan bapak tersebut sama-sama mengalami luka dan akan dilakukan mediasi. Namun dari pihak bapak tersebut meminta ganti rugi atas kejadian tersebut, dan meminta sejumlah uang agar kasusnya ditutup. Yang saya tanyakan, apakah ini termasuk tindakan pemerasan dan bagaimana menurut pandangan hukum kasus adik saya, di mana bapak tersebut jatuh karena menabrak motor adik saya.

Intisari Jawaban

Meskipun tidak dengan sengaja, namun adik Anda telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban yang Anda maksud mengalami luka-luka.
 
Dalam hukum pidana, perbuatan semacam ini diklasifikasikan sebagai suatu delik culpa, karena telah lalai atau kurang hati-hati.
 
Maka, permintaan ganti kerugian atau sejumlah uang lainnya adalah hal yang wajar dan bukan tindak pidana pemerasan, kecuali memenuhi unsur pasal terkait.
 
Penjelasan selengkapnya silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua