Senin, 01 Oktober 2001
Dibaca: 12930
Pertanyaan :
Perseroan Terbuka
Saya pernah melihat di sebuah media cetak laporan keuangan suatu Perseroan Terbuka yang bergerak di bidang Perbankan. Namun begitu saya lihat komposisi pemegang saham, saya menemukan bahwa hanya tiga orang saja yang memegang saham perseroan tersebut walaupun Perseroan itu suatu Perseroan Terbuka. Pertanyaan saya adalah bagaimana hal ini bisa terjadi, karena menurut sepengetahuan saya bahwa suatu Perseroan Terbuka memiliki setidaknya dua syarat, yaitu: a. memiliki modal disetor minimal Rp. 3 milyar b. pemilik saham sekurang-kurangnya 300 pemegang saham. Demikianlah saya sangat berterima kasih atas jawabannya.
Jawaban :

Dalam konteks pertanyaan anda, perseroan ini dalam memperoleh status Perseroan Terbuka adalah dengan cara melakukan penawaran umum di pasar perdana dan dicatatkan di bursa efek, bukan melalui proses menjadi perusahaan publik (lihat arsip kami sebelumnya tentang perbedaan perseroan tertutup dan terbuka).

 

Dengan konteks yang demikian, ada kemungkinan (salah satunya) adalah perseroan itu sendiri dan atau pemegang saham(-pemegang saham) telah melakukan pembelian kembali saham-saham yang beredar di bursa efek. Saham-saham yang dibeli kembali oleh perseroan disebut juga treasury stocks. Saham-saham tersebut tidak mempunyai hak suara dan karenanya tidak diperhitungkan dalam penentuan jumlah korum RUPS.

 

Menurut Pasal 30 Ayat (1) Undang-undang No.1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, (UUPT) syarat materiil pembelian kembali saham-saham yang telah disetor oleh perseroan terbatas adalah sebagai berikut:

1.       Pembelian di atas dibayar dari laba bersih sepanjang tidak menyebabkan kekayaan bersih perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan yang diwajibkan sesuai dengan ketentuan UUPT; dan

2.      Jumlah nilai nominal seluruh saham yang dimiliki perseroan bersama dengan yang dimiliki oleh anak perusahaan dan gadai saham yang dipegang, tidak melebihi 10% (sepuluh persen) dari jumlah modal yang ditempatkan.

Syarat formil (prosedural) pembelian kembali saham-saham di atas pada dasarnya memerlukan persetujuan RUPS dengan dihadiri oleh dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan disetujui oleh paling sedikit 2/3 bagian dari jumlah suara tersebut. Selengkapnya, anda dapat membaca Pasal 30 hingga 33 UUPT, dan Peraturan Bapepam terkait sesuai dengan kondisi kenyataan yang ada.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
PENJAWAB : Bung Pokrol
MITRA : Bung Pokrol