“Saya mengajak untuk memaksimalkan fasilitas-fasilitas yang telah diberikan kampus melalui kerjasama University Solution dengan Hukumonline, agar tetap menjadi civitas akademika yang senantiasa relevan dan siap menghadapi industri hukum,” ujar Robert.
Sementara itu, Juri perwakilan akademisi sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Yarsi, M. Ryan Bakry mengatakan ada dua tim yang dianggap melebihi standar mutu dan kedalaman materi, baik secara legal opinion tertulis maupun presentasi.
“Enam tim yang dihadirkan dalam tahap final saya kira semua bermutu dan kaya akan argumentasi, baik dalam penggunaan teori dan dasar hukum serta penguasaan materi-substansi,” terang Ryan kepada Hukumonline.

Juri perwakilan akademisi sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Yarsi, M. Ryan Bakry. Foto: WIL
Ia mengatakan, Hukumonline telah berhasil dalam mengakomodir kebutuhan akan ruang kompetisi legal opinion bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan hasil pengetahuan ilmu hukum yang sudah didapatkan di kampus, sekaligus ajang untuk mengembangkan aspek praktis dari ilmu hukum.
“Bagi saya semua tim sudah memberikan usaha terbaik dalam kompetisi ini, tentu bagi pemenang ini menjadi contoh tauladan prestasi yang baik bagi junior-juniornya nanti, sedangkan untuk tim yang tidak terpilih agar lebih solid dan mempersiapkan untuk lebih baik lagi di lain kompetisi,” tuturnya.
Gelaran yang dilaksanakan secara daring tersebut berhasil membuat delegasi FH Universitas Indonesia keluar sebagai juara pertama, kemudian delegasi FH Universitas Jember meraih juara kedua, delegasi Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera meraih juara ketiga, dan delegasi FH Universitas Gadjah Mada sebagai tim favorit.
Adapun aspek penilaian dari dewan juri ditentukan atas ketepatan penggunaan dasar dan teori hukum dengan bobot 20%, kekuatan analisis dengan bobot 30%, kesimpulan dan penyelesaian masalah dengan bobot 30%, dan sistematika penulisan dan kesesuaian penulisan dengan instruksi dengan bobot 20% untuk aspek penilaian berkas.
Sedangkan untuk aspek penilaian presentasi berdasarkan penguasaan materi dan substansi dengan bobot 35%, etika penyampaian dan tata bahasa dengan bobot 20%, kemampuan menjawab pertanyaan dengan bobot 20%, dan kerja sama tim dengan bobot 35%.
















