Adopsi Teknologi AI, Inovasi Media Massa Hadapi Serbuan Medsos
Terbaru

Adopsi Teknologi AI, Inovasi Media Massa Hadapi Serbuan Medsos

Cepatnya perubahan teknologi menuntut perusahaan media beradaptasi terus-menerus.

Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit
Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Digital Conference 2024 dengan tema 'Faktor Kunci Mendorong Inovasi Produk di Industri Media Digital', Rabu (28/8/2024). Foto: Istimewa
Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Digital Conference 2024 dengan tema 'Faktor Kunci Mendorong Inovasi Produk di Industri Media Digital', Rabu (28/8/2024). Foto: Istimewa

Kehadiran media sosial sebagai akses informasi memberi tekanan tersendiri bagi media massa yang sudah lebih dulu eksis. Berbagai kajian menunjukan jumlah pengunjung ke website dan aplikasi media massa menurun drastis disertai tren penurunan pendapatan media.

Namun demikian, di tengah kondisi tersebut, terdapat strategi yang dapat dilakukan perusahaan media massa dengan mengadopsi teknologi informasi. Hal ini dibutuhkan untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan konten jurnalistik yang diproduksi perusahaan media massa.

Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara berpendapat inovasi perlu terus dilakukan perusahaan media massa agar  menjadi sumber terpercaya rujukan informasi publik. Salah satu bentuk inovasi yang dapat dilakukan saat ini yaitu mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Arkka mengatakan, hasil kajian Hukumonline menunjukan publik harus memanfaatkan mesin pencari atau search engine terlebih dulu untuk mengakses informasi yang diinginkan. Namun, dengan kehadiran AI, proses penggunaan mesin pencari tersebut dipangkas sehingga publik lebih cepat mengakses informasi yang diinginkan.

“Dengan ada penerapan generative AI memangkas search engine. Sebagai contoh kasus Putusan MK (soal Pilkada) kemarin dapat dijawab dengan AI Hukumonline,” ujarnya dalam acara Indonesia Digital Conference 2024 dengan tema ‘Faktor Kunci Mendorong Inovasi Produk di Industri Media Digital’, Rabu (28/8/2024).

Baca juga:

Generative AI menurut Arkka merupakan teknologi yang dapat mudah diakses secara luas. Selain itu, secara biaya penggunaan AI juga relatif rendah. Namun, Arkka mengingatkan pentingnya penyediaan sumber daya manusia dan infrastruktur untuk mengaplikasikan AI pada perusahaan media massa.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info