“Yang membuat kuliah di Fakultas Hukum menarik bagi saya adalah lingkungan yang penuh dengan diskusi. Di bangku kuliah, ruang diskusi atau forum diskursus sangat luas, dan kegiatan di luar kelas seringkali menambah wawasan keilmuan saya. Terlebih, ketika saya menjabat sebagai Ketua BEM, dinamika organisasi dan harapan teman-teman mahasiswa memberikan tantangan yang menarik,” imbuhnya.
Selain itu, Adry berpesan kepada mahasiswa hukum lainnya yang masih berjuang di bangku perkuliahan agar tidak pernah meremehkan potensi besar yang ada dalam diri mereka. Menurutnya, harus selalu optimis, berproses, dan terus mengembangkan diri untuk dapat mewujudkan hal-hal besar yang diinginkan.
Dia juga mengutip kata-kata menarik dari Imam Syafi'i yang mengatakan ‘kalau kamu tidak tahan menanggung lelahnya belajar, kamu harus tahan menanggung perihnya kebodohan’. Kata-kata ini menjadi penyemangatnya untuk terus belajar dan meningkatkan diri dengan kontribusi-kontribusi dalam setiap langkahnya.
“Jangan pernah merasa diri kita kecil, kita harus terus berproses, bersemangat, berkembang untuk mewujudkan hal-hal yang sifatnya besar gitu. Langkah besar tersebut bisa kita mulai dalam ranah perkuliahan ini,” pungkasnya.
















