Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) memberikan apresiasi atas peluncuran fitur Google News Showcase atau Berita Pilihan di Indonesia yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Mei 2025. Fitur ini dinilai sebagai langkah strategis yang signifikan untuk memperkuat keberlangsungan industri media digital nasional melalui kemitraan yang adil dan sehat antara perusahaan teknologi dan lembaga pers.
Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika mengatakan peluncuran ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan pandangan mengenai cara terbaik dalam membangun dan memperkokoh ekosistem informasi nasional.
“Peluncuran Google News Showcase sudah melalui proses panjang untuk menyamakan persepsi para stakeholders mengenai cara terbaik membangun dan memperkuat ekosistem informasi di Indonesia. Kami berharap Google memperkuat dan meningkatkan kerjasama ini, dengan melibatkan lebih banyak lagi perusahaan media berita, baik di nasional maupun di berbagai daerah,” katanya, dilansir dari keterangan resmi yang diterima Hukumonline, Kamis (5/6/).
Baca Juga:
- Ketika Media Alternatif Harus Dilindungi dan Didukung untuk Menjaga Fungsi Sosial Pers
- Jaga Kualitas Jurnalistik, Dewan Pers Terbitkan Panduan Penggunaan AI
Di tengah proses transformasi digital dan tantangan dalam model bisnis media yang terus berkembang, kehadiran Google News Showcase dipandang penting karena mendukung terbentuknya ekosistem informasi yang terpercaya, inklusif, dan berkesinambungan. Selain aspek finansial, kemitraan ini juga memperkuat posisi media dalam menyajikan jurnalisme yang berkualitas.
Adapun Google menginisiasi program ini dengan melibatkan 34 penerbit berita dari tingkat nasional hingga lokal. Melalui Berita Pilihan, masyarakat disajikan konten berita yang dikurasi secara khusus dan memiliki lisensi resmi, di mana pembaca diarahkan langsung ke situs media yang bersangkutan. Sebagai bagian dari kerja sama ini, Google juga memberikan kompensasi kepada media yang berpartisipasi guna mendukung operasional dan keberlanjutan produksi berita mereka.
Peluncuran Berita Pilihan oleh Google juga menjadi implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas, yang dikenal dengan sebutan Perpres Publisher Rights.
















