Baca:
- Cerita Erna Ratnaningsih tentang Advokasi dan Peran Perempuan di Dunia Hukum
- Sukma Violetta: Dari Aktivis Lingkungan, Peradilan Hingga Pengawas Hakim
Masih sempatkan mengajar
Meski sibuk mengurusi rumah tangga dan pekerjaan, Anika masih menyempatkan diri untuk mengajar di sela-sela waktu luangnya. Anika memberi materi pengajaran di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). Dia juga kerap menjadi pembicara-pembicara dalam acara seminar dan pelatihan sehubungan dengan profesinya saat ini.
Baginya, mengajar merupakan salah satu cara agar ilmunya bermanfaat juga bagi orang lain. Dia berharap ilmu yang dimilikinya dapat terus “diwariskan” kepada generasi penerusnya. Menurutnya, fungsi perbankan sebagai salah satu sumber pembiayaan masyarakat harus tetap dipertahankan agar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kondisi masyarakat Indonesia yang saat ini lebih banyak berpenghasilan menengah ke bawah, sehingga menurutnya sangat membutuhkan lembaga keuangan. Karena itu, dirinya sangat tertarik berkontribusi dalam membangun industri perbankan nasional yang lebih sehat dan profesional.
“Melayani mass market adalah esensi dalam perbankan. Bagi (pemilik dana) besar, mereka bisa (cari dana) ke pasar modal, tapi yang di bawah itu kalau enggak ada yang mau reach out, enggak ada yang dapat,” tutupnya.
















