Anugerah Dosen Hukum Favorit 2025: Apresiasi Pencetak Insan Hukum Berkualitas
Terbaru

Anugerah Dosen Hukum Favorit 2025: Apresiasi Pencetak Insan Hukum Berkualitas

Penghargaan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan merepresentasikan suara mahasiswa yang merasakan langsung dampak pengajaran inspiratif dan penuh dedikasi dari para dosen.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 3 Menit

“Di era disrupsi digital, pendidikan hukum dituntut beradaptasi. Teknologi AI dapat meningkatkan efisiensi riset dan pembelajaran. Namun, nilai etika dan kemanusiaan harus tetap menjadi kompas. Hukumonline berkomitmen menjadi jembatan antara inovasi teknologi dan kearifan akademis agar kemajuan ini bermakna bagi keadilan,” kata Amrie.

“Selamat dan sekali lagi kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu dosen penerima penghargaan Anugerah Dosen Hukum Favorit 2025,” tambahnya.

Sementara itu, Research & Awards Manager Hukumonline, Katon Baskoro, menekankan bahwa dosen memegang peran strategis dalam membentuk cara berpikir, sikap profesional, serta integritas calon praktisi dan akademisi hukum. Menurutnya, kualitas pendidikan hukum tidak hanya ditentukan oleh materi ajar, tetapi juga oleh kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa.

“Dosen berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran sekaligus figur rujukan dalam pengembangan etika dan intelektualitas mahasiswa,” ujar Katon pada kesempatan yang sama.

Hukumonline.com

Research & Awards Manager Hukumonline, Katon Baskoro. Foto: tangkapan layar Zoom/HFW

Ia menjelaskan, Anugerah Dosen Hukum Favorit 2025 ditujukan kepada dosen dari perguruan tinggi hukum mitra Hukumonline dan disusun berdasarkan persepsi serta pengalaman mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penilaian mencakup efektivitas pengajaran, kualitas bimbingan akademik, serta keterbukaan dosen dalam membangun ruang diskusi.

Selain kategori di tingkat masing-masing kampus, Hukumonline juga memberikan Anugerah Dosen Hukum Favorit Nasional yang ditentukan melalui partisipasi publik lewat kanal media sosial dan WhatsApp. Survei Dosen Hukum Favorit dilaksanakan secara daring pada periode Oktober hingga Desember 2025, melibatkan mahasiswa program sarjana (S1) dari 35 perguruan tinggi hukum yang sebagian besar telah menempuh masa studi sekitar 2,5 tahun.

Penetapan penerima anugerah, menurut Katon, tidak hanya didasarkan pada preferensi mahasiswa, tetapi juga mempertimbangkan rekomendasi dekan serta rekam jejak akademik dosen, termasuk produktivitas publikasi ilmiah yang terindeks pada basis data Scopus dan Google Scholar.

“Melalui penganugerahan ini, Hukumonline menempatkan relasi dosen dan mahasiswa sebagai fondasi utama dalam keberlanjutan kualitas pendidikan hukum. Diharapkan, apresiasi ini dapat mendorong dosen untuk terus mengembangkan metode pengajaran yang relevan, reflektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter, sejalan dengan tuntutan perkembangan dunia hukum,” ungkap Katon.

Hukumonline menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dosen yang terpilih atas kontribusi dan dedikasinya dalam pendidikan tinggi hukum.

“Apresiasi juga diberikan kepada seluruh dekan fakultas hukum mitra serta mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam survei ini sebagai bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat kualitas dan relevansi pendidikan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info