Misalnya, lewat weekly presentation di mana para konsultan hukum mendapatkan tugas mempresentasikan suatu topik. Baik Stephan dan Adhistya meyakini, program ini dilakukan sebagai bentuk untuk memastikan konsultan hukum CHP Law Firm tidak hanya menguasai materi keilmuan (hukum), tetapi juga mampu membagikan dan ‘membawa’ materi tersebut dengan baik.
“Selain itu, kami juga ada weekly report di mana setiap minggu kami akan berkumpul dan berdiskusi terkait perkara-perkara yang sedang berjalan dan memecahkan masalah, bertukar ide bersama-sama,” Stephan menambahkan.
Dari sisi teknologi, keduanya sadar akan peran digitalisasi dan kemajuan zaman bagi keberlanjutan CHP Law Firm. Melalui sistem kerja yang terdigitalisasi dan tertampung dalam cloud server, diharapkan para lawyer mampu menguasai teknologi dengan baik dan dapat melakukan pekerjaan secara real time dan terstruktur.
“At the end of the day is decisions. Tentunya para partners perlu menyiapkan wadah sebelum tuaian datang,” pungkas Stephan.
Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Christyanto, Hutagaol & Partners (CHP Law Firm).
















