Di tengah pesatnya transformasi digital pada sektor keuangan, peran lawyer tidak lagi terbatas pada aspek legal semata. Kompleksitas industri dan tuntutan komersial, khususnya dalam sektor financial technology (fintech), cryptocurrency, dan futures trading, menuntut pendekatan yang lebih komprehensif dan lintas disiplin.
Bianca Pinastika Putri Kadarisman, kerap disapa Bianca, dengan pengalamannya tinggal di Nairobi, Kenya dan Oslo, Norwegia turut membentuk cara pandangnya terhadap isu ekonomi dan sosial. Di Kenya, ia menyaksikan secara langsung bagaimana keterbatasan akses terhadap sistem keuangan formal berdampak pada rendahnya taraf hidup masyarakat serta memperlebar kesenjangan sosial.
Selama tinggal di Norwegia, ia melihat kontras yang tajam, di mana sistem kesejahteraan yang matang, tingkat literasi keuangan yang tinggi, serta akses yang merata terhadap layanan finansial berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih stabil dan inklusif. Perbedaan ini memberikan perspektif yang mendalam bagi Bianca bahwa literasi keuangan bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan instrumen penting dalam menciptakan pemerataan ekonomi.
Berangkat dari pengalaman tersebut, ia memiliki ketertarikan untuk berkontribusi dalam mendorong perubahan di Indonesia. Khususnya melalui peningkatan pemahaman masyarakat terhadap aspek keuangan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Selepas lulus dari Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan pada tahun 2019, Bianca bergabung dengan SSEK Law Firm dan hingga kini berpraktik sebagai corporate lawyer. Dalam kesehariannya, ia tidak hanya menangani persoalan hukum korporasi konvensional, tetapi juga terlibat dalam berbagai isu yang bersinggungan langsung dengan inovasi finansial yang berkembang pesat.
Mulai dari struktur bisnis fintech hingga dinamika regulasi aset kripto, ruang lingkup pekerjaannya menuntut pemahaman lintas disiplin. Pilihan untuk berfokus pada sektor-sektor keuangan digital bukanlah tanpa alasan. Bagi Bianca, industri-industri ini berada di garis depan perubahan akses keuangan, yang secara langsung berkaitan dengan isu literasi dan inklusi finansial yang pernah ia saksikan.
Melalui praktik hukumnya, ia melihat peran lawyer tidak hanya sebatas memastikan kepatuhan, tetapi juga turut membentuk ekosistem yang lebih bertanggung jawab, di mana inovasi finansial dapat berkembang tanpa mengabaikan perlindungan masyarakat. Dalam praktiknya, peran tersebut menjadi salah satu kontribusi nyata Bianca dalam mendorong peningkatan literasi keuangan melalui jalur profesional.
















