Clarisa Gracesyella: Dobrak Stigma Masyarakat tentang Wanita dan Profesi Hukum
Hukumonline NeXGen Lawyers 2026

Clarisa Gracesyella: Dobrak Stigma Masyarakat tentang Wanita dan Profesi Hukum

Clarisa adalah Senior Legal & Compliance berpengalaman perusahaan start-up yang andal di bidang Financial Technology, peer-to-peer lending, multifinance, koperasi, dan BPR. Clarisa diibaratkan sebagai seorang Ibu di keluarga, terampil, tangguh, dan selalu paham bagaimana seorang praktisi hukum profesional dapat memberikan pelayanan yang pure kepada para stakeholder-nya.

Tim Hukumonline
Bacaan 3 Menit
Senior Legal & Compliance PT Plus Ultra Abadi, Clarisa Gracesyella. Foto: Istimewa
Senior Legal & Compliance PT Plus Ultra Abadi, Clarisa Gracesyella. Foto: Istimewa

Di usia muda sudah dipercayakan untuk memimpin. Awalnya mulai memimpin 1 orang terus bertambah hingga 3 orang. Itulah sosok wanita muda bernama Clarisa Gracesyella, yang dipercayakan sebagai Senior Legal & Compliance SPV di tahun ke-2 perjalanan kariernya. 

Ucapnya saat itu “saya sangat merasa bersyukur leader saya mempercayakan kepemimpinan di usia muda”. Hal tersebut ialah “buah yang manis” dari ketekunan dan kerja keras yang Clarisa bangun selama 6 tahun, sehingga sampai saat ini Clarisa dapat memimpin lebih banyak orang lagi di dunia kerja.

Bermula dari Niat Memperkaya Ilmu di Perusahaan Start-Up 

Clarisa adalah praktisi hukum yang andal di bidang Financial Technology, khususnya memiliki wawasan yang luas di bidang peer-to-peer lending, multifinance, koperasi, dan BPR. 

Awal perjalanan karirnya di perusahaan start-up, Clarisa berkolaborasi dengan baik sebagai “support system” dalam proses perolehan izin usaha dari regulator maupun peningkatan revenue perusahaan yang berkali lipat. Berbekal sebagai lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan serta 2 tahun masa kuliah sebagai bagian dari LBH di kampus, menjadi fondasi yang kuat bagi Clarisa untuk berkarier di bidang hukum.

Saat ini, Clarisa bekerja di sebuah perusahaan PinDar (peer-to-peer lending) yaitu PT Plus Ultra Abadi (UATAS), yang mana visi dan misi perusahaan sejalan dengan tujuan hidup Clarisa yang bercita-cita untuk berdampak bagi wanita-wanita di Indonesia untuk memiliki karier yang cemerlang.

Clarisa selalu menanamkan kepada timnya kerja keras dan integritas sangat penting di dunia kerja, terutama bagi seorang wanita yang bekerja sebagai profesi hukum. Tanpa kerja keras dan integritas, orang akan merasa mudah puas dengan dirinya, terutama bagi seorang wanita yang cenderung mengedepankan value “self-love”. 

Apalagi ditambah dengan fakta bahwa stigma masyarakat menilai ‘wanita adalah kaum yang lemah’ masih sangat kuat. Stigma tersebut tidak membuat Clarisa gentar, namun menjadi pemacu pembuktian diri bahwa wanita setara dengan pria untuk memiliki kesempatan yang sama bersaing di dunia kerja.

Halaman Selanjutnya:
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info