Dari Berbagai Ekspertis, Ini Profil 4 Dewan Juri dalam Top 100 Indonesian Law Firms 2025
Top 100 Indonesian Law Firms 2025

Dari Berbagai Ekspertis, Ini Profil 4 Dewan Juri dalam Top 100 Indonesian Law Firms 2025

Penunjukan para dewan juri didasarkan pada ekspertis masing-masing, yang mewakili unsur akademisi, profesional branding, asosiasi corporate counsel, dan pemerintahan.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 3 Menit
Hukumonline
Hukumonline

Ajang Top 100 Indonesian Law Firms & Practice Leaders 2025 kembali digelar untuk kedelapan kalinya sejak pertama kali diadakan. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Hukumonline ini akan berlangsung pada Jumat, 20 Juni 2025 dan menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi serta profesionalisme kantor hukum di Indonesia.

Selain sebagai ajang apresiasi, pemeringkatan ini juga merefleksikan dinamika dan perkembangan jasa hukum di Tanah Air. Proses seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan validasi dan verifikasi data yang diperoleh dari para responden terpilih secara acak dan selektif, guna memastikan akurasi dan kualitas hasil akhir.

“Pemeringkatan kantor hukum melibatkan Dewan Juri untuk memberikan penilaian, khususnya pada kategori yang melibatkan data kualitatif, seperti deskripsi riwayat perkara atau inovasi branding kantor hukum,” ujar Katon Baskoro, Research and Awards Manager Hukumonline, Selasa (10/6) lalu.

Baca juga:

Dalam pelaksanaannya, proses seleksi juga melibatkan empat dewan juri independen dari berbagai latar belakang keahlian. Mereka adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Dahliana Hasan; Founder & Director Etnomark Consulting Prof. Amalia E. Maulana; Presiden Indonesia Corporate Counsel Association (ICCA) Seradesy Sumardi; dan Ketua Umum Forum Hukum BUMN 2022–2025 Rizal Ariansyah.

“Penunjukan para dewan juri didasarkan pada ekspertis masing-masing, yang mewakili unsur akademisi, profesional branding, asosiasi corporate counsel, dan pemerintahan,” tambah Katon.

Adapun dewan juri dari kalangan akademisi diwakili oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Dahliana Hasan. Ia lulus dari Fakultas Hukum UGM dan meraih gelar magister serta doktor dari Melbourne University, Australia. Dengan keahliannya di bidang hukum, legal studies, dan hukum perpajakan, ia memberikan wawasan yang mendalam pada ajang penghargaan ini.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info