Berita

Diduga Jumat Dini Hari jadi Waktu Eksekusi Mati

Saat ini situasi di lokasi dermaga Wijaya Pura semakin diperketat aksesnya, bagi mereka yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Oleh:
ANT | Sandy Indra Pratama
Bacaan 2 Menit
Ilustrasi: BAS
Ilustrasi: BAS
Teka teki kapan waktu eksekusi sedikit terungkap saat Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas), Ajun Komisaris R. Bintoro berbicara kepada media di dermaga Wijaya Pura, Cilacap.
Dilansir dari pemberitaan kantor berita Antara, Bintoro mengatakan dengan terang, bahwa Jumat dini hari adalah waktu eksekusi bagi para terpidana mati. 
“Dan eksekusi terhadap 14 narapidana tersebut direncanakan akan dilakukan pada hari Jumat (29/7) dini hari,” katanya. Saat ini, lanjut dia, situasi di lokasi dermaga Wijaya Pura semakin diperketat aksesnya, bagi mereka yang tidak berkepentingan dilarang masuk.
Memang belum ada pernyataan resmi dari pihak jaksa eksekutor ihwal kapan aktu pasti eksekusi mati akan dilaksanakan. Namun, persiapan tahap akhir terus diupayakan.  (Baca juga: Ini 10 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Eksekusi Hukuman Mati)
Saat terakhir dilaporkan koordinator kerohanian agama Islam narapidana lembaga pemasyarakatan (lapas) se-Nusakambangan, Hasan Makarim mendapat pengawalan personel Brimob menjelang pelaksanaan eksekusi hukuman mati di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Dari pantauan di Dermaga Wijayapura -tempat penyeberangan khusus menuju lapas di Pulau Nusakambangan- Hasan Makarim yang datang sekitar pukul 09.45 WIB langsung dijemput tiga personel Brimob bersenjata laras panjang setelah rohaniwan itu memarkirkan mobilnya di halaman Stasiun Pandu, PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Intan.
Tiga personel Brimob itu selanjutnya mengawal Hasan Makarim menuju Dermaga Wijayapura.
Saat wartawan menanyakan apakah kedatangannya ke Nusakambangan terkait dengan rencana eksekusi hukuman mati, Hasan Makarim enggan memberikan komentar.
Tags:

Berita Terkait