Sebagai bagian dari upaya membantu korban, Ira bersama advokat perempuan lainnya telah menyediakan layanan hotline bagi masyarakat, khususnya perempuan. Hotline ini, kata dia, dirancang untuk memberikan pertolongan pertama, bukan hanya dalam bentuk laporan ke polisi, tetapi juga menjadi tempat untuk curhat dan berbicara.
Menurut Ira, langkah pertama bagi korban bukanlah melaporkan ke pihak berwajib, melainkan memiliki ruang aman untuk berbicara dan membuka diri. "Tidak semua korban, terutama perempuan, bisa langsung bicara atau curhat. Bahkan, untuk sekadar berbicara saja sering kali sulit," katanya.
Ira menambahkan bahwa peran advokat perempuan sangat penting dalam menciptakan kenyamanan bagi korban. Dengan latar belakang dan pengalamannya, advokat perempuan berusaha menyediakan cara agar korban merasa nyaman, terbuka, dan siap untuk berbicara sebagai langkah awal yang penting.
"Yang terpenting adalah memastikan bahwa perempuan memiliki ruang untuk bersuara dan mendapatkan pendampingan yang mereka butuhkan. Kami advokat perempuan siap memberikan bantuan terbaik," tutupnya.
















