ESG Bukan Beban, tapi Kunci Gaet Investor Global
Terbaru

ESG Bukan Beban, tapi Kunci Gaet Investor Global

Pasar modal Indonesia saat ini berada dalam fase transisi penting dengan pertumbuhan jumlah investor dan meningkatnya instrumen investasi berbasis ESG.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 3 Menit
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), Teuku Fahmi Ariandar. Foto: HFW
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), Teuku Fahmi Ariandar. Foto: HFW

Pasar modal global tengah mengalami perubahan besar seiring meningkatnya tuntutan investor, regulator, dan masyarakat terhadap akuntabilitas perusahaan, khususnya terkait isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). 

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), Teuku Fahmi Ariandar, menegaskan keberlanjutan kini menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi, bukan lagi sekadar program sosial perusahaan. 

“Landscape bisnis global berkembang pesat, dan ekspektasi stakeholder mengarah pada akuntabilitas yang jauh lebih tinggi. Isu-isu lingkungan dan sosial kini sangat memengaruhi proses pengambilan keputusan investor di pasar modal,” ujarnya dalam acara Green Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (11/12).

Baca Juga:

Menurut Fahmi, perusahaan tidak lagi cukup hanya berorientasi pada keuntungan. Integrasi prinsip ESG dalam kegiatan operasional menjadi keharusan. Dalam konteks ini, peran corporate secretary dinilai semakin strategis karena bertanggung jawab memastikan kepatuhan perusahaan sekaligus menjadi motor penggerak tata kelola yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Fahmi mengungkapkan, pasar modal Indonesia saat ini berada dalam fase transisi penting dengan pertumbuhan jumlah investor dan meningkatnya instrumen investasi berbasis ESG. Dalam 10 tahun terakhir, nilai aset produk investasi berbasis ESG termasuk reksadana dan ETF tumbuh signifikan. 

“Pada 2015 nilai asetnya hanya Rp36 miliar. Per September 2025 sudah menembus Rp7 triliun, meningkat 194 kali lipat,” jelasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info