Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia - Kadin Irlandia Jajaki Peluang Kerjasama
Terbaru

Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia - Kadin Irlandia Jajaki Peluang Kerjasama

Ada potensi kerjasama strategis antara FH UII dan Kadin Irlandia antara lain terkait penelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat.

Ady Thea DA
Bacaan 3 Menit

Di ujung kunjungan, pihak kampus dan Kadin Irlandia melakukan foto dan makan siang bersama. Kedua belah pihak berharap penjajakan kerjasama ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi civitas akademika FH UII dan Kadin Irlandia.

Sebelumnya, FH UII menyelenggarakan program musim panas pada 18 - 24 November 2024 di Pendopo Ashram Edupark. Program ini mengikutsertakan kurang lebih 20 mahasiswa asing yang berasal dari Pakistan, Nigeria, Yaman, Afghanistan, Bangladesh, dan Australia. Summer program pada tahun ini mengangkat tema isu-isu hukum kontemporer di Indonesia.

Prof Budi mengatakan sebagian besar peserta adalah mahasiswa asing baik yang belajar di FH UII maupun di luar FH UII. Program ini selalu diselenggarakan setiap tahun tidak hanya dengan tujuan untuk melakukan adaptasi budaya, tetapi juga diharapkan para mahasiswa dapat memahami hukum Indonesia secara praktis. 

“Karena siapa tahu diantara mereka nanti dapat bekerja di Indonesia dan turut mengembangkan dan mendalami reformasi hukum di Indonesia maupun di negaranya sendiri saat sesudah lulus nanti,” ujarnya kepada Hukumonline dalam keterangannya, Senin (25/11/2024).

Dodik menambahkan mitigasi awal dari program ini mampu melihat animo mahasiswa asing untuk mampu mengembangkan hukum tidak hanya di Indonesia termasuk di negaranya sendiri. Selain itu, mereka dapat melihat perkembangan hukum Indonesia sebagai potensi dan benchmarking untuk mengembangkan hukum mengingat Indonesia memiliki karakteristik hukum dan masyarakat yang berbeda dan unik daripada negara lain termasuk di Asia Tenggara. 

“Program pengenalan budaya Indonesia juga secara tidak langsung sebagai bentuk promosi budaya dan produk lokal agar dapat mendongkrak potensi ekonomi di Indonesia,” ujarnya.

Selain belajar budaya Indonesia, beberapa materi ilmu hukum yang disampaikan dalam Summer Program tersebut. Materi itu meliputi Perkembangan Bantuan Hukum (Legal Aid) di Indonesia dan perbandingannya dengan Malaysia, Hukum Pelayanan Publik di Indonesia, Mekanisme Perizinan Investasi di Indonesia.

Kemudian HAKI di Indonesia dan Perkembangannya, Hukum Dagang baik di Indonesia dan Australia, dan Hukum Perdagangan Internasional. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti program 2 hari penuh adaptasi Budaya Indonesia dengan belajar langsung cara membatik, membuat wayang suket, dan pola fashion serta cara memakai pakaian tradisional Yogyakarta. 

Acara pendekatan budaya yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 23-24 November 2024, mengeksplorasi beberapa produk lokal Indonesia terutama untuk mengetahui cara membuatnya seperti Batik dan Wayang Suket. Seluruh mahasiswa asing berhasil membatik dan menunjukkan karya mereka serta melihat bahwa Batik sebagai keunggulan budaya yang memiliki nilai ekonomis.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info