Fakultas Hukum Universitas Jember (FH UNEJ) menegaskan komitmennya untuk tampil sebagai salah satu fakultas hukum berkelas dunia pada 2035. Target tersebut kini memasuki fase strategis setelah fakultas berhasil memenuhi seluruh tahapan transformasi dalam Rencana Strategis 2021–2025—mulai dari pemenuhan standar nasional pendidikan tinggi, raihan Akreditasi Unggul, hingga penguatan reputasi nasional.
Komitmen ini disampaikan Dekan FH UNEJ Prof. I Gede Widhiana Suarda, S.H., M.Hum. Ph.D. dalam forum Reuni Akbar 2025 yang digelar di Gedung Mayapada, Sabtu (29/11/2025) kemarin. Di hadapan civitas akademika dan ratusan alumni, ia menegaskan bahwa FH UNEJ tengah memasuki fase baru dalam percepatan internasionalisasi dan penguatan tata kelola fakultas.
“Visi kami bukan hanya memenuhi standar nasional, tetapi memastikan FH UNEJ benar-benar hadir dalam percakapan global pendidikan hukum,” papar Prof Gede seperti dikutip Hukumonline.
Baca Juga:
Bawa FH UNEJ ke Panggung Nasional dan Global, Kepala PPATK Raih Hukumonline Golden Alumni 2025
6 Dekade, Sepak Terjang Fakultas Hukum UNEJ Mewarnai Dunia Hukum Tanah Air
Menurutnya, saat ini seluruh program studi FH UNEJ telah berstatus Akreditasi Unggul. Fakultas membina 3.291 mahasiswa, didukung 80 dosen, serta 48 tenaga kependidikan. Kombinasi SDM dan struktur kelembagaan ini menjadi modal utama memperkuat kompetisi fakultas di tingkat regional dan internasional.
Lebih lanjut untuk mencapai status world class, FH UNEJ juga merancang strategi jangka panjang untuk periode 2026–2035, meliputi penguatan jaringan internasional, pembangunan sarana-prasarana pendukung pembelajaran modern, peningkatan kompetensi dan mobilitas dosen, serta dorongan pada riset dan publikasi bereputasi global.
“Transformasi ini juga didukung oleh rencana international exposure mahasiswa melalui klinik hukum internasional, program visiting professor, hingga kolaborasi riset lintas negara,” ungkapnya.
Strategi Rekognisi Alumni
Reuni Akbar 2025 juga menjadi panggung rekognisi bagi alumni-alumni yang menempati posisi strategis nasional sepanjang tahun 2025. Tercatat nama-nama seperti Yuni Daru Winarsih (Direktur Tata Usaha Negara pada JAMDATUN), Prof. Bayu Dwi Anggono (Kepala Badan Keahlian DPR RI), Dr. Abd. Qohar AF (Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara), YM Dr. Hari Sugiharto (Hakim Agung Kamar TUN), hingga Anis Hidayah (Ketua Komnas HAM), menunjukkan bagaimana kontribusi alumni FH UNEJ telah menembus berbagai sektor penegakan hukum dan kebijakan publik.
















