Tim delegasi Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (FH UPH) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, tim delegasi FH UPH meraih Juara III dalam lomba Legal Opinion pada ajang Sam Ratulangi Legal Writing Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Sam Ratulangi pada Jumat (17/4/2026).
FH UPH mengirimkan tiga mahasiswinya, yakni Danishel Subiran (2023), Lauren Angel Gunawan (2023), dan Jesslyn Vircilya Chow (2024), dengan dukungan tim riset yang beranggotakan Candice Audrey (2025) dan Ziven Corneillius (2025). Mereka bersaing dalam kompetisi legal opinion tingkat nasional yang tahun ini bertemakan ‘Modernisasi Hukum dalam Menghadapi Tantangan Teknologi Digital Menuju Sistem Hukum yang Inklusif dan Adaptif’.
Tema tersebut menyoroti kebutuhan akan hukum yang mampu mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi digital. Pendekatan hukum yang adaptif, progresif, dan responsif dinilai krusial di tengah disrupsi yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor keuangan digital dan tata kelola hukum.
Kompetisi ini terdiri dari dua tahapan, yaitu babak penyisihan melalui penulisan legal opinion dan babak final berupa presentasi. Tim FH UPH berhasil melaju hingga tahap akhir dan mengamankan posisi ketiga secara nasional.
Baca juga:
- FH UPH Raih Juara II Debat Hukum Nasional Pasundan Law Fair 2026
- FH UPH Raih Runner-Up International Law Moot Court Competition di UGM
- Tim ILMCC UPH Torehkan Prestasi Nasional di Kompetisi Konsultasi Hukum UGM
Ketua tim, Danishel Subiran, menyebut kompetisi ini memberikan pengalaman berharga, khususnya dalam memahami regulasi serta pengawasan tindak pidana pencucian uang pada aset keuangan digital di Indonesia. Ia menilai proses lomba turut mengasah kemampuan berpikir kritis, analisis hukum, serta kerja tim.
“Kompetisi ini juga mengajarkan kami pentingnya problem solving dalam menghadapi setiap tantangan selama proses perlombaan. Mengingat seluruh hasil jerih payah kami hanya kami peroleh atas berkat Tuhan dalam setiap langkah kami,” ujarnya dalam rilis resmi, Selasa (5/5/2026).
Senada dengan itu, Lauren Angel Gunawan menekankan bahwa kasus yang diangkat dalam kompetisi mendorong tim untuk mendalami relasi antara perkembangan teknologi dan dinamika hukum di masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pembimbing dan komunitas. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari bimbingan Prof. Fajar Sugianto dan Pietro Grassio E.Y serta dukungan alumni dan komunitas Debate and Research Community FH UPH.
Jesslyn Vircilya Chow menambahkan, kompetisi ini membuka perspektif baru terkait keterbatasan regulasi dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Ia menilai hukum harus terus berkembang agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis.
Prestasi ini menjadi cerminan konsistensi FH UPH dalam membina kompetensi mahasiswa di bidang hukum, khususnya dalam kemampuan riset dan penalaran hukum. Selain itu, capaian tersebut mempertegas komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam menjawab tantangan hukum di era digital.
















