Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mataram (FHISIP Unram) dalam menjalankan kurikulum pendidikan telah menetapkan fokus konsentrasi keilmuan yang berorientasi pada peminatan mahasiswa dan isu-isu kewilayahan di Kota Mataram.
“Sebagai kota pariwisata, begitu banyak isu kewilayahan di Kota Mataram. Kami melakukan banyak kerja sama agar mahasiswa dapat melihat proses-proses tersebut melalui program magang,” ujar Dekan FHISIP Unram Dr. Lalu Wira Pria Suhartana kepada Hukumonline, Selasa (5/11/2024) lalu.
Baca Juga:
FH Universitas Sriwijaya Prioritaskan Metode Praktik dan Simulasi Bagi Mahasiswa
FH UKSW, Kampus Berjuluk 'Indonesia Mini' Luncurkan Hukumonline Corner
Selengkapnya, simak video berikut ini!
Untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman, kata Lalu Wira, kurikulum FHISIP UNRAM selalu berupaya beradaptasi dengan perkembangan zaman yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing prodi. Misalnya, salah satu bidang yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan hukum terkait tata ruang, pembangunan kota, dan perlindungan lingkungan.
Dengan posisinya sebagai pusat pendidikan hukum terkemuka di Nusa Tenggara Barat, FHISIP Unram berupaya memfasilitasi mahasiswanya agar dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan dinamika perkotaan di Kota Mataram.
FHISIP Unram memberikan fasilitas kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa yang berminat pada praktik hukum. Para mahasiswa dibimbing untuk melihat proses yang ada di Pengadilan Negeri sekaligus diberikan fasilitas Moot Court.
Misalnya, yang berminat pada Hukum Tata Negara, mahasiswa dibimbing untuk melihat proses persidangan di lembaga legislatif dan diarahkan untuk magang di instansi pemerintah dimana kebijakan dibuat.
















