Berita

Gandeng Addie MS, Kini MA Miliki Lagu Hymne

Lagu Hyme MA ini wajib dinyanyikan saat acara-acara resmi MA dan badan-badan peradilan di bawahnya.

Oleh:
Aida Mardatillah
Bacaan 2 Menit
Ketua MA M. Hatta Ali saat memberi plakat kenang-kenangan kepada musisi Addie MS saat peluncuran lagu Hymne MA, Senin (19/8). Foto: AID
Ketua MA M. Hatta Ali saat memberi plakat kenang-kenangan kepada musisi Addie MS saat peluncuran lagu Hymne MA, Senin (19/8). Foto: AID

Guna mendorong penghayatan nilai-nilai, rasa cinta, dan bangga terhadap lembaga peradilan, Mahkamah Agung (MA) kini memiliki lagu hymne yang resmi diluncurkan saat Hari Ulang Tahun (HUT) MA ke-74. Lagu hymne yang merupakan kolaborasi antara musisi kenamaan Addie MS dan Sekretaris MA A. S. Pudjoharsoyo ini merupakan lagu yang wajib dinyanyikan saat acara-acara resmi MA dan badan-badan peradilan di bawahnya.

 

Dalam sambutannya, Ketua MA M. Hatta Ali mengatakan membangun sistem peradilan, tidak cukup hanya pembangunan sarana dan prasarana, regulasi, tata kerja sebagai pembangunan “raga peradilan.” Namun, perlu juga membangun jiwa atau roh dari peradilan itu sendiri melalui sebuah lagu hymne lembaga peradilan yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua MA Nomor 123/KMA/SK/VIII/2019.    

 

“Membangun semangat pengabdian, rasa memiliki, kesatuan cita mencapai tujuan bersama, mewujudkan peradilan Indonesia yang agung, dibentuklah sebuah lagu dari rangkaian melodi, hormoni, irama, dan lirik yang menyampaikan pesan yang kuat,” kata Hatta Ali dalam acara perayaan HUT MA Ke-74 Tahun bertema “Peradilan Modern Berbasis Teknologi Informasi untuk Melayani” di Gedung MA Jakarta, Senin (19/8/2019).

 

Ia mengatakan Hymne ini lagu wajib MA dan badan peradilan di bawahnya yang akan dinyanyikan dalam acara-acara resmi atau acara lain yang petunjuk pelaksanaannya ditetapkan kemudian. “Semoga lirik Hymne ini mudah dihapal baik bait demi bait Hymne MA ini dapat kita hayati, menjelma dalam perilaku dan budaya kerja kita dalam menjalankan tugas menegakan hukum dan mewujudkan keadilan untuk semua,” kata Hatta.

 

Sekretaris MA Achmad Setyo Pudjoharsoyo mengatakan Hymne ini diciptakan untuk mendorong kinerja MA dan menambah rasa kecintaan kepada MA dan badan peradilan di bawahnya. Sejak MA berdiri belum pernah ada Hymne MA. Akhirnya, selama 5 bulan dikerjakan Hymne ini selesai dan pertama kali diputar di hadapan Ketua MA pada 5 Agustus lalu.

 

“Untuk mencapai apa yang dikehendaki lagu hymne ini dipilih lirik yang sederhana, lugas dan mudah dihapal. Diharapkan dengan kesederhanaan lirik ini lebih mudah diresapi oleh yang menyanyikannya,” kata dia. Baca Juga: Sambut HUT ke-74, MA Bakal Luncurkan E-Litigation dan Theme Song

 

Lagu Hymne MA ini terdiri dari tiga bait dengan aksentuasi makna yang berbeda-beda, tetapi memiliki kohesi dan koherensi satu sama lain, sehingga membawa pesan dan makna yang holistik. Bait pertama ini berisi empat kalimat sederhana yakni Bersama Kita Semua, Bangun Indonesia, Berikan Baktimu, Untuk Nusa Bangsa. Bait kedua terdiri dari dua kalimat yakni Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berasas Pancasila, Kita Berkarya.  

Tags:

Berita Terkait