Herianto Siregar, Putra Padang Bolak Bakal Calon Dewan Formatur IKA FH Undip 2025-2029
Utama

Herianto Siregar, Putra Padang Bolak Bakal Calon Dewan Formatur IKA FH Undip 2025-2029

Tidak hanya berkiprah di dunia hukum, Herianto Siregar juga aktif dalam berbagai organisasi.

CR 33
Bacaan 4 Menit
Bakal Calon Dewan Formatur IKA FH Undip 2025-2029, Herianto Siregar. Foto: Istimewa
Bakal Calon Dewan Formatur IKA FH Undip 2025-2029, Herianto Siregar. Foto: Istimewa

Herianto Siregar, putra asal Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, merupakan salah satu bakal calon Dewan Formatur Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (IKAFH Undip). Pria yang memulai perjalanan pendidikannya di Fakultas Hukum Undip pada tahun 2001 ini mengusung visi untuk menjadikan IKAFH sebagai “rumah bersama” bagi seluruh alumni.

Pria yang akrab disapa Regar ini mengenang masa awal perjalanannya dari Padang Lawas Utara, sebuah daerah di provinsi Sumatera Utara yang berjarak ratusan kilometer dari Semarang. Dengan tekad besar, ia meninggalkan kampung halaman untuk menimba ilmu di Fakultas Hukum Undip. Baginya, perjalanan ini bukan sekadar langkah fisik, tetapi juga awal dari komitmen untuk memperjuangkan cita-cita sebagai seorang profesional di bidang hukum.

“Dulu saya datang ke Semarang tanpa saudara. Saya benar-benar memulai segalanya dari nol. Namun, di sini saya menemukan keluarga baru di lingkungan kampus, termasuk senior-senior yang sangat membantu saya melewati masa-masa sulit,” kenangnya saat dihubungi Hukumonline, Selasa (7/1).

Baca Juga:

Setelah menyelesaikan S1, ia melanjutkan studi S2 Hukum di Undip. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk mendalami ilmu hukum sebelum memulai perjalanan karier profesionalnya. Regar memulai kariernya di Nizam Syahrul Law Office sebagai associate pada 2010. Selama hampir satu dekade, ia bekerja mendampingi Managing Partner, termasuk menjadi asisten penasihat hukum Menteri BUMN pada saat itu.

“Bekerja di lingkungan yang menantang seperti ini mengasah kemampuan saya, baik dalam aspek teknis hukum maupun dalam memahami kebutuhan klien di tingkat nasional,” ucapnya.

Setelah meninggalkan Nizam Syahrul, ia bergabung sebagai partner di Mustoha Iskandar and Partners. Namun, semangat untuk membangun sesuatu yang lebih besar membuatnya mendirikan Djakarta Law Firm, di mana ia kini menjabat sebagai Managing Partner. Ia juga merangkap sebagai Senior Partner di Perdana Putra & Partners.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info