Baginya ILUNI FHUI bergerak tak saja dalam ranah kegiatan sosial semata. Tapi juga sebagai agen pembangunan human capital. Didi mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam program-program pengembangan diri yang diusung oleh ILUNI FHUI. Hal ini bisa menjadi jalan bagi para mahasiswa untuk menjalin relasi dan mengembangkan diri.
“Ini bukan hanya soal belajar, tapi juga tentang menemukan arah dan mengasah kemampuan sebelum benar-benar masuk ke dunia kerja,” ujarnya.
Dalam sesi ‘Berbagi Cerita Bersama Legends’ yang menjadi bagian dari acara ini. Terdapat 4 orang alumni yang membagikan wawasan praktis dari berbagai bidang profesi melalui diskusi panel yang menginspirasi mahasiswa. Yakni, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno, Direktur Utama PT Antam Tbk, Nico kanter, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Prita Laura serta, dan Managing Partner Umbra, Pramudya Oktavinanda.
Sesi selanjutnya dari kegiatan ini adalah career coaching yang dihadiri oleh Talent Spectrum Introduction & Consultation, Ben Adrian dan Career Coach, Rene Suhardono. Sesi ini membahas lebih dalam terkait persiapan yang harus dilakukan dalam membangun karir setelah menjadi sarjana hukum.
Sebagai informasi, ILUNI FHUI merupakan wadah resmi yang menghimpun alumni FHUI dari berbagai generasi. Berdiri sejak awal 1960-an, organisasi ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi, memperkuat jejaring profesional, serta mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan hukum di Indonesia.
Jaringan ILUNI FHUI pun telah menjadi komunitas yang aktif dalam berbagai bidang mulai dari akademik, hukum, sosial, maupun ekonomi. Dari alumni yang berkiprah di pemerintahan, lembaga hukum, organisasi internasional, hingga dunia usaha. Sehingga, organisasi ini bisa terus berupaya menjembatani komunikasi dan kolaborasi yang produktif di antara anggotanya.
















