Fauzie menuturkan upaya merangkul juga sudah dilakukan, bahkan sebelum Munas berlangsung. Namun, ia menilai mungkin hati belum bersatu. “Ini kan soal hati. Kalau hati belum terpaut, secantik apapun, nggak suka kita sama dia,” selorohnya.
Lalu, bagaimana agar hati bisa terpaut?
Fauzie menyatakan perlu ada strategi. “Supaya terpaut harus ada strategi. Harus ada strategi perayu-rayuan,” selorohnya lagi.
Dalam konferensi pers terpisah, mantan Ketum DPN PERADI Otto Hasibuan meminta agar semua pihak mendoakan agar Fauzie, James Purba, Luhut, dan Juniver bisa duduk bersama di antara mereka. “Dengan Humphrey, Saya sudah bicara. Humphrey sudah bilang siap bergabung lagi,” ujar Otto.
Otto mengungkapkan dirinya juga sudah bertemu dengan Juniver sebelum Munas ini diselenggarakan. “Saya ketemu Juniver, dia bilang mau rekonsiliasi disaksikan oleh (advokat) David Abraham. Rekonsiliasi dengan semuanya, Saya siap,” tegasnya.
Bahkan, lanjut Otto, sehari sebelum Munas, dirinya juga mencoba mengundang Juniver kembali. “Kemarin saya undang, ‘you mau datang nggak? Kalau mau datang beritahu, biar diberikan akses oleh panitia’. Dia bilang, ‘nantilah Saya jawab’,” ujar Otto.
Otto mengaku sudah berupaya sedemikian rupa. “Biar Tuhan yang tahu, dan teman-teman jadi saksinya,” ujarnya.
















