Kolaborasi FH UGM dan PGN Dongkrak Kapasitas Eksekutif dalam Tata Kelola Bisnis
Terbaru

Kolaborasi FH UGM dan PGN Dongkrak Kapasitas Eksekutif dalam Tata Kelola Bisnis

Wujud implementasi FH UGM lewat NRGS bersama PGN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Firyalfatin
Bacaan 3 Menit
Berfoto bersama seusai penyelenggaraan pelatihan bertajuk Legal for Non-Legal for Executive Batch 1 atas kolaborasi FH UGM- NRGS dan PGN sejak 23-25 September 2025. Foto: Istimewa
Berfoto bersama seusai penyelenggaraan pelatihan bertajuk Legal for Non-Legal for Executive Batch 1 atas kolaborasi FH UGM- NRGS dan PGN sejak 23-25 September 2025. Foto: Istimewa

Literasi hukum bukan lagi monopoli profesi hukum semata. Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks dan berisiko, pemahaman aspek hukum kini menjadi kebutuhan strategis bagi para pengambil keputusan. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan pelatihan bertajuk Legal for Non-Legal for Executive Batch 1, hasil kolaborasi antara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) melalui Pusat Kajian Tata Kelola Sumber Daya Alam (Natural Resources Governance Studies/NRGS) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), yang berlangsung selama tiga hari, 23-25 September 2025 di Jakarta.

Pelatihan ini menyasar jajaran manajemen menengah ke atas PGN dan afiliasinya yang tidak berlatar belakang hukum. Topik yang diangkat tidak sebatas pengantar hukum, tetapi juga menyentuh isu-isu strategis dalam tata kelola perusahaan, mitigasi risiko hukum, serta penyelesaian sengketa, baik di level nasional maupun internasional.

Ketua NRGS, Prof Marsudi Triatmodjo menyampaikan hukum bukan sekadar ilmu yang dipelajari, tetapi seni yang harus diterapkan. Untuk itu, bagi para peserta yang merupakan para executive pelatihan ini bukan hanya menjadi bonus teoritis namun juga sebagai bonus praktikal.

“Semoga melalui pelatihan hukum ini para peserta tidak hanya menjadi teoritikus yang baik, tetapi juga praktisi yang andal,” kata Marsudi saat membuka acara, Selasa (23/9/2025) pekan kemarin.

Baca juga:

Division Head, Quality Management & Professional Certification PGN, Johannes Parlindungan menambahkan pelatihan ini ditujukan guna membekali manajemen PGN dalam aspek hukum sebagai dasar pengambilan keputusan strategis.

“Maksud pelatihan ini untuk membekali peserta terkait hukum,” ujar Johannes.

Pada hari pertama, NRGS menghadirkan materi Pengantar Ilmu Hukum yang disampaikan Prof Ari Hernawan yang dilanjutkan dengan materi Dasar-Dasar Ilmu Hukum. Kemudian ada materi terkait Hukum Pasar Modal dan Legal Due Diligence and Know Your Customer yang disampaikan oleh Prof Paripurna.

Halaman Selanjutnya:
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info