Komentar Kontroversial soal Pemerkosaan, Wakil Presiden The Law Society of Singapore Mundur
Terbaru

Komentar Kontroversial soal Pemerkosaan, Wakil Presiden The Law Society of Singapore Mundur

Komentarnya menuai reaksi keras, dengan banyak pihak mendesak agar ia memberikan klarifikasi atau mengundurkan diri.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit
Vice President dari The Law Society of Singapore, Chia Boon Teck mundur dari jabatannya setelah mendapat kecaman atas komentarnya terkait kasus pemerkosaan yang menjadi perhatian publik di Singapura. Foto: CHIA WONG CHAMBERS
Vice President dari The Law Society of Singapore, Chia Boon Teck mundur dari jabatannya setelah mendapat kecaman atas komentarnya terkait kasus pemerkosaan yang menjadi perhatian publik di Singapura. Foto: CHIA WONG CHAMBERS

Vice President dari The Law Society of Singapore, Chia Boon Teck mengundurkan diri dari jabatannya setelah mendapat kecaman luas atas komentarnya terkait kasus pemerkosaan yang tengah menjadi perhatian publik di Singapura. Pernyataannya yang ditulis di akun LinkedIn-nya dianggap meremehkan dan menyalahkan korban.

Alhasil memicu gelombang kritik dari komunitas hukum dan masyarakat sipil. Banyak yang menilai ucapannya tidak pantas, mengingat posisinya sebagai pemimpin dalam organisasi bertanggung jawab atas standar etika dan profesionalisme di dunia hukum.  

“Mr. Chia (Chia Boon Teck,-red) telah mengundurkan diri dari Council of The Law Society of Singapore pagi ini, dan Presiden telah menerima pengunduran dirinya. Pengunduran dirinya berlaku segera. Kami berterima kasih kepadanya atas jasa dan kontribusinya selama masa jabatannya di dewan dan mendoakan yang terbaik untuk usahanya di masa depan,” ujar perwakilan The Law Society of Singapore seperti dikutip dari pernyataan resminya di LinkedIn, Selasa (25/3/2025).

Kontroversi ini bermula dari unggahan Chia Boon Teck yang menyoroti kasus pemerkosaan yang telah disidangkan dan berujung pada putusan bersalah bagi pelaku. Dalam tanggapannya, Managing Director dari kantor hukum Chia Wong Chambers LLC ini mempertanyakan keputusan korban untuk bertemu pelaku melalui aplikasi kencan serta membuat komentar yang dianggap merendahkan dan menyudutkan korban. 

Baca juga:

Hukumonline.com

Surat pernyataan dari The Council of The Law Society of Singapore soal mundurnya  Chia Boon Teck

Unggahan tersebut menuai reaksi keras, dengan banyak pihak mendesak agar ia memberikan klarifikasi atau mengundurkan diri. Setelah tekanan publik yang semakin besar, ia akhirnya memilih mundur dari jabatannya.

Tanpa penjelasan atau permintaan maaf, postingan asli di akun Chia Boon Teck telah dihapus. Padahal, baik korban maupun seluruh komunitas hukum berhak mendapatkan klarifikasi atau permintaan maaf atas tindakannya tersebut.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info