KPK Bisa Dalami Keterlibatan Pejabat Bulog dalam Perkara Irman Gusman
La Ode mengatakan, pendalaman itu disebabkan ada rekomendasi dari Irman bagi CV Semesta Berjaya dalam pembagian kuota impor gula.
ANT | Sandy Indra Pratama
Bacaan 2 Menit
Dia menjelaskan kronologis dimulai ketika KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Jumat malam. (Baca Juga: Jaksa Farizal, Penuntut yang Tak Pernah Hadir Persidangan)Kejadian bermula ketika XSS, MNI dan WS (adik dari XSS dan MNI) mendatangi rumah IG pada Jumat (16/9) pukul 22.15.Kemudian sekitar Sabtu (17/9) pukul 00.30, ketiganya keluar dari rumah IG dan tim KPK menghampiri ketiganya ketika berada di dalam mobil yang masih parkir di halaman rumah IG."Petugas KPK kemudian meminta mereka untuk masuk kembali ke dalam rumah dan meminta IG agar menyerahkan bungkusan berisi uang yang berasal dari XSS dan MNI," kata Agus.Bungkusan tersebut ternyata merupakan uang senilai Rp100 juta yang merupakan "uang jasa "rekomendasi untuk kuota impor gula wilayah Sumatera Barat. (Baca Juga: Kronologi Penangkapan Irman Gusman di Kediaman)