KPPU Didesak Memuluskan Altimo
<i>Buy back</i> Indosat

KPPU Didesak Memuluskan Altimo

KPPU didesak agar semua keputusannya terkait dugaan monopoli Temasek harus diarahkan untuk memudahkan pembelian Indosat oleh Altimo.

CRV/Sut
Bacaan 2 Menit

 

Masuknya Altimo yang tiba-tiba dalam pusaran kasus Indosat membuat semuanya menjadi semakin tidak jelas. Kampanye negatif yang berusaha mendiskreditkan berbagai pihak pun bermunculan. Salah satunya yang menimpa anggota KPPU Nawir Messi dan FSP BUMN serta beberapa orang anggota DPR. Keduanya diduga telah menerima sejumlah dana dari Altimo guna memuluskan rencana buy back tersebut.

 

Tentu saja, isu tersebut dibantah baik oleh Nawir maupun pihak Altimo sendiri. Tidak hanya soal dugaan konspirasi buy back Indosat yang dibantah oleh pihak Altimo. Aksi demo yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Forum Komunikasi Persaudaraan Indonesia–Rusia (FK–PIR) di depan Markas KPPU, Selasa (26/6), pun dibantahnya.  

 

Dalam rilis yang diterima Hukumonline pada Selasa (26/6), Vice President Altimo Kiriil Babaev menyatakan prihatin terhadap aksi demo yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tergabung dalam FK-PIR. Kami tahu mengenai kegiatan PR yang terjadi hari ini. Kami hanya ingin menegaskan bahwa kami tidak memiliki hubungan apa pun dengan organisasi tersebut, tandas Barbaev dalam rilisnya.

 

Barbaev memandang hal ini sebagai kampanye hitam untuk merendahkan martabat berbagai institusi pemerintah Indonesia. Selain itu, ia menyatakan bahwa ada kemungkinan Altimo akan mengambil tindakan hukum atas siapapun yang mencoba mendiskreditkan Altimo.

 

Bantahan Barbaev yang cukup keras itu memang terkait dengan aksi demo yang dilakukan sekelompok orang yang tergabung dalam FK-PIR. Dalam aksinya, puluhan orang itu mengenakan topeng yang mirip dengan beruang. Mereka tampaknya ingin menegaskan dukungannya terhadap Altimo, perusahaan raksasa telekomunikasi yang berasal dari Rusia. Selama ini beruang merah selalu diidentikkan dengan Rusia (dulu Uni Soviet, red).

 

Dukungan yang terkesan dipaksakan itu ditujukan kepada KPPU. Tak tanggung-tanggung mereka meminta untuk memberikan hak prioritas pembelian saham Indosat kepada Altimo Alfa Group. FK–PIR mendukung upaya buy back Indosat. KPPU harus ikut mendukung, teriak Fikri dalam orasinya.

 

Ditemui di sela-sela aksi demo, Fikri kembali menegaskan agar semua keputusan KPPU terkait dugaan monopoli Temasek harus diarahkan untuk memudahkan pembelian Indosat oleh Altimo. KPPU dan pemerintah jangan sampai mengecewakan Altimo sebagai perusahaan dari negara sahabat, ujarnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info